HMI BMR Minta Polres Kotamobagu Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Pasar Serasi

LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Menyoal sumber penyebab kebakaran di pasar serasi yang terjadi pada 21 Agustus pekan lalu, menelurkan pertanyaan besar bagi para intelektual muda di kalangan organisasi eksternal perguruan tinggi mahasiswa, salah satunya Himpunan mahasiswa Islam (HmI) Cabang Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Pasalnya, persoalan tersebut sejak peristiwa kebakaran hingga saat ini belum ditemukan akar penyebab terbakarnya pasar serasi yang bisa menjawab tanda tanya besar dari kalangan masyarakat. Dari situnya HMI BMR mendesak Polres Kotamobagu mengusut sebab kebakaran yang sudah terjadi itu.

“Kami minta kepada pihak berwenang dalam hal ini kepolisian, agar bertindak cepat untuk menulusuri terkait penyebab kebakaran, sudah tentu ada sebabnya, tidak mungkin tidak ada sebab mutlak, sehingga harus diusut tuntas,” pinta Sekretaris Umum HmI BMR, Irwanto Mamonto kepada sejumlah awak media, Senin (26/08/2019).

Tidak hanya itu kata Irwanto, HmI BMR juga meminta kepada pemerintah untuk membentuk tim pencari fakta di lapangan untuk membantu tugas kepolisian.

“Iya, tim itu nantinya dibentuk khusus mencari sebab kebakaran di pasar itu, namun pihak pemerintah tinggal koordinasi dengan pihak kepolisian untuk sama-sama melakukan pencarian fakta sebab kebakaran,” tambahnya.

Sebab, selain kerugian, amukan si jago merah itu sudah menghancurkan tempat mereka untuk berjualan. Dan tidak bisa disalahkan terhadap api, melainkan mencari sumber penyebab kebakaran, “hari ini kita belum tahu sebabnya, tetapi tidak lain dan tidak bukan itu akibat kelalaian manusia. Nah, yang ditelusuri apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” celetuk Irwanto.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, AKP. Muhammad Fadli SIK mengatakan, pihaknya juga telah menurunkan tim ke lokasi usai kebakaran.

“Tiba di lokasi kami lakukan olah TKP, termasuk mempolice line area kebakaran,” kata Kasat.

Tetapi kata Kasat, police line sudah dicabut karena menghindari komplen masyarakat yang menganggap police line menghalangi kegiatan mereka di pasar tersebut, “jadi kalau soal dugaan pasar itu sengaja dibakar, itu nanti tergantung hasil penyilidikan dari tim ahli nanti. Itu pun kalau memang dibutuhkan tim ahli, kita akan datangkan tim forensik dari Makassar, ” terangnya.

(Febri)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*