LiputanBMR, Kotamobagu – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Kotamobagu Herman Aray menghimbau kepada para Pedangang dan penjual Hewan Kurban yang ada di Kotamobagu untuk tidak menaikan harga secara sepihak disaat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Lebih khusus Herman Aray meminta agar para penjual hewan kurban agar memperhatikan kesehatan hewan yang dijual kepada masyarakat, begitu juga para pedagang sembako, baik toko maupun kios, agar memperhatikan harga dan mutu barang, terutama masa berlaku jangan sampai ada yang sudah kadaluarsa.
“ Saya menghimbau kepada para pedagang, agar benar-benar memperhatikan mutu barang yang dijual kepada masyarakat, terutama para penjual hewan kurban untuk memperhatikan kesehatan hewan dan harga, karena saat ini, standar harga satu ekor untuk sapi paling tinggi itu sekitar dua belas juta.” Ucap Herman
Herman juga memberikan tips cara melihat hewan yang sehat. “ Kalau hewan yang sehat kan kelihatannya segar, tenang, sorot matanya juga tajam. Lihat juga apakah ada luka luar, cacat atau bahkan pincang sebaiknya jangan dipilih. Jangan juga pilih hewan yang cairan ingusnya atau cairan matanya meler, berarti itu ada sesuatu (penyakit),” kata Herman Aray
Dirinya juga mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini, Disperindakop bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) akan melakukan peninjauan langsung di pasar-pasar dan tempat penjualan hewan kurban yang ada di kotamobagu, hal ini perlu dilakukan guna mengontrol harga dan kwalitas kebutuhan bahan pokok, karena sudah pasti menjelang hari raya seperti ini kebutuhan masyarakat akan meningkat.
Peliput: R_Th
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
