Sepekan Operasi Patuh Samrat 2022 di Sulut, Jumlah Pelanggaran Naik 15,88 Persen

Petugas saat melaksanakan operasi Patuh Samrat 2022 (Foto: Humas Polda Sulut)

LIPUTANBMR.COM, HUKRIM– Sebanyak 5.204 pelanggaran lalulintas terjaring sepekan pelaksanaan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Patuh Samrat 2022 yang digelar Polda Sulawesi Utara bersama seluruh jajaran Polres.

“Selang seminggu sejak digelarnya Operasi Patuh Samrat 2022, pada tanggal 13 Juni 2022, Polda Sulut berhasil menjaring 5.204 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian 4.362 Teguran dan 842 Tilang atau tindakan langsung,” terang Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, lewat keterangannya, Senin 20 Juni 2022.

Menurutnya, jumlah pelanggaran lalulintas yang terjaring tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 lalu.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2021, pada tahun ini terjadi kenaikan pelanggaran sebanyak 713 atau 15,88 persen. Dengan rincian Teguran naik 493 dan Tilang naik 220,” ungkapnya.

Adapun untuk kecelakaan lalu lintas terjadi kenaikan 1 kasus dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021.

“Kecelakaan lalu lintas di tahun 2021 sebanyak 20 kasus dan tahun 2022 menjadi 21 kasus. Korban meninggal dunia 3 orang, luka berat 1 orang dan luka ringan 26 orang,” lanjutnya.

Masih kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, selain menjaring pelanggar lalu lintas, kepolisian juga gencar melaksanakan pendidikan berlalulintas kepada masyarakat.

“Upaya pendidikan berlalulintas melalui media maupun imbauan langsung ke masyarakat juga terus dilakukan. Bahkan di tahun 2022 ini terjadi peningkatan sebanyak 1.220 kali dari tahun sebelumnya yakni hanya 2.142 kali,” tuturnya.

Pun halnya dengan upaya pengendalian penyebaran covid-19 juga masih terus dilakukan secara masif oleh seluruh jajaran.

“Dalam Operasi Patuh Samrat 2022 ini juga, petugas melaksanakan kegiatan terkait pengendalian covid-19, yaitu teguran terhadap pelanggar prokes, pembagian masker, sosialiasi prokes dan bakti sosial,” ujarnya.

Ia pun berharap dengan adanya Operasi Patuh ini, masyarakat akan semakin sadar dan patuh dalam berlalulintas.

“Operasi Patuh ini dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat agar sadar dan patuh dalam berlalulintas. Oleh karena itu mari kita budayakan keselamatan dalam berlalulintas dengan mengurangi bahkan menghilangkan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun,” tutupnya.

Penulis: Hendrawan Madjahia
Sumber: Polda Sulut

 

Check Also

KPU Bolmong Gelar Tes Tertulis Anggota PPS untuk Pilkada 2024

LIPUTANBMR.COM,BOLMONG—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) telah mengadakan tes tertulis dalam rangka rekrutmen …