BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan terus memperkuat langkah pencegahan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mengancam kesehatan hewan ternak. Sebanyak 1.000 dosis vaksin PMK disiapkan dan akan didistribusikan ke enam kecamatan guna melindungi populasi ternak milik masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Boltara, Syarifuddin, menjelaskan bahwa program vaksinasi dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, pemerintah menyalurkan 500 dosis vaksin, kemudian dilanjutkan dengan 500 dosis pada tahap kedua.
“Untuk vaksin PMK sebanyak 500 dosis pada tahap pertama yang dibagikan di enam kecamatan. Kemudian tahap kedua juga 500 dosis, sehingga totalnya 1.000 dosis untuk enam kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” ujar Syarifuddin kepada media ini. Senin, (13/7/26).
Menurutnya, vaksinasi ini merupakan langkah strategis untuk mencegah penyebaran PMK yang dapat menurunkan produktivitas ternak serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki hewan ternak agar segera melaporkan ternaknya melalui pemerintah desa masing-masing. Pendataan tersebut menjadi syarat utama agar ternak dapat masuk dalam daftar penerima vaksin.
“Warga yang memiliki hewan ternak cukup melapor ke kantor desa setempat untuk didata. Setelah itu, ternaknya dapat mengikuti program vaksinasi yang sudah dijadwalkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Fudin Talibo, mengatakan saat ini pihaknya telah menyurat ke Pemerintah Desa serta jadwal pelayanan vaksinasi di masing-masing desa. Petugas kesehatan hewan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyuntikan vaksin sesuai jadwal yang telah ditentukan.
ia Fudin menegaskan, program vaksinasi akan terus berjalan hingga target kuota yang telah ditetapkan terpenuhi.
“Selama kuota vaksin belum tercapai, jadwal vaksinasi akan tetap berlanjut di desa-desa yang sudah ditentukan,” pungkasnya.
Melalui program ini, pemerintah berharap tingkat kekebalan ternak terhadap PMK semakin meningkat sehingga potensi penyebaran penyakit dapat ditekan dan sektor peternakan masyarakat tetap terjaga.(rp)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
