LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Dengan semakin luasnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan pembangunan di wilayah perkotaan sehingga ketersediaan lahan makin menyempit. Namun, meski tak punya lahan perkebunan yang luas bukan berarti tidak bisa bercocok tanam, tetapi areal pekarangan rumah pun bisa dimanfaatkan menanam dengan tanaman menggunakan cara Hidroponik.
Hal itu dilakukan Yulin Golonda, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, kepada awak media LiputanBMR.com, ia mengaku sudah 5 tahun berkebun dihalaman rumah dengan tanaman sayuran dan rempah. Menurutnya, pekerjaan itu tidaklah sulit dilakukan sebab kuncinya harus mencintai apa yang kita kerjakan agar dapat ditekuni.
“Saya gunakan metode hidroponik dan ada juga cara umum untuk menanamnya, kalau cara umum bahannya pun sangat sederhana, perlu disiapkan yang pertama tanah bedengan, bibit sayur yang siap ditanam. Kalau tanaman hidroponik bisa saya lakukan yang pertama menggunakan Polybag ukuran besar lalu dijejerkan diatas meja terbuat dari bambu yang panjangnya sekitar 8 hingga 10 Meter, untuk pasokan air diambil dari sumur kemudian saya menyiramnya setiap sore atau malam hari, teknik inilah yang disebut hidroponik,” ujar Yulin, senin (29/07/2019).
Lebih lanjut Yulin menjelaskan, kalau hidroponik itu tanaman yang hanya menggunakan kekuatan air, “jadi tanaman hidroponik tidak memakai media tanah, hanya air saja, baik itu tanaman sayuran atau rempah lainnya kalau tidak gunakan tanah itu namannya hidroponik, nah cara ini yang saya lakukan dihalaman rumah,” tuturnya. (Febri)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
