LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Tanaman Kakao atau coklat rupanya menjadi komoditi unggulan bagi petani di Kota Kotamobagu. Hal ini dapat diketahui dengan semakin banyak petani daerah ini terus mengembagkan bibit kakao sambung pucuk.
Salah satunya Roni Kobandaha, warga Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara.
Dia memanfaatkan lahan kosong di halaman rumahnya untuk tempat pembibitan tanaman kakao sambung pucuk yang dijadikannya lahan bisnis usaha. Hingga sekarang usahanya masih menjadi langganan pembelian bibit bagi para petani di Kotamobagu Utara dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Bibit yang dijualnya sekira 3000 an lebih pohon siap tanam. Ada juga yang sudah dipesan salah satu petani di Kelurahan Upai.
“Bibit yang tersedia untuk dijual siap tanam sebanyak saya sebutkan tadi, ada juga diluar jumlah itu masih tersedia namun sudah di pesan petani dari Upai,” kata Roni kepada awak media ini, Sabtu (31/08/2019).
Lanjut Roni, di Kotamobagu kakao masih menjadi tanaman unggulan petani, coklat sambung pucuk sangat laris sekarang ini.
“Itulah kenapa saya budidayakan tanaman ini sekaligus menjadi bisnis usaha, per pohon saya jual Rp 15 rupiah keatas, tergantung umur bibit,” tuturnya.
Hemat dia menambahkan, kalau soal harga lebih jelas langsung saja menghubungi nomor Handpone genggamnya 0821 8996 2009, karena selain kakao dia juga menjual bibit Durian dan Alvolat sambung pucuk, katanya.
(Febri)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat

