Tolikara – Tokoh Pemuda Papua, Wali Wonda, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tolikara, Willem Wandik, atas langkahnya mengusulkan pembukaan lahan persawahan seluas 300 hektar di Distrik Dou kepada Menteri Pertanian. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah berani yang patut didukung karena bertujuan mewujudkan kemandirian pangan di Papua.
Wali Wonda mengatakan, selama puluhan tahun masyarakat Papua masih bergantung pada pasokan bahan pokok dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa. Kondisi itu menyebabkan harga kebutuhan pokok di wilayah pegunungan menjadi mahal akibat tingginya biaya distribusi.
“Sudah terlalu lama Papua bergantung kepada pasokan pangan dari luar. Sampai kapan kita harus terus menggantungkan kebutuhan pokok kepada Jakarta? Kita harus mulai memproduksi kebutuhan pangan kita sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, Bupati Tolikara telah memperhitungkan kebutuhan masyarakat di masa mendatang, termasuk ancaman krisis pangan yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Karena itu, ia menilai program pengembangan persawahan berskala besar merupakan langkah strategis yang perlu mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak terburu-buru menolak program tersebut. Sebaliknya, seluruh pihak diminta melihat manfaat jangka panjang yang dapat dirasakan apabila Papua mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri tanpa terus bergantung pada daerah lain. (Berti Pahabol)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
