LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Ditengah persaingan bisnis kuliner yang belakangan ini mengusung tema serba kekinian, ternyata masih ada jajanan tradisional yang bisa mendulang cukup besar. Tak bisa dipungkiri berawal dari hobi akhirnya menjadi suatu usaha yang sangat menjanjikan.
Salah satunya usaha Asinan milik Mitha Olii, warga Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, yang sudah digelutinya baru 3 bulan ini.
Bentuknya dikemas dengan Brand Asinan Ibu Hisyam. Ibu rumah tangga yang akrab dipanggil “Mama Hisyam” ini mampu mempertahankan bisnisnya dengan sekarang ini jadi pemasok di dua Supermarket besar Kota Kotamobagu, yakni Abdi Karya dan Paris.
Meski saat ini usahanya tengah berkembang sukses, namun dirinya sudah merasakan proses perjuangan untuk mengenalkan produknya kepada konsumen hingga tembus di dua toko tadi, bahkan di daerah Bolaang Mongondow Timur ( Boltim ) dan Bolaang Mongondow (Bolmong) serta ke warung-warung di wilayah Kotamobagu.
Saat ditemui awak media LiputanBMR.com bersama rekan media di rumahnya, sore hari di Jalan Golkar, Kompleks SMA N 1 Kelurahan Biga, Mama Hisyam bercerita bahwa berawal dari hobi membuat asinan.
“Yang icip-icip asinan ini awalnya tetangga saya, saudara dan teman-teman. Eh ternyata banyak yang suka asinan ini,” tutur Mama Hisyam, Senin (26/08/2019).
Melihat peluang itu hingga Mama Hisyam memberanikan diri mengembangkan asinan lebih serius. Mulai soal pemasaran, produksi dan kemasan.
“Itu sebabnya usaha saya jadi seperti sekarang ini. Alhamdulillah setiap harinya untung bersih saya dapat ada Rp 500 ribu, jadi per bulannya bisa puluhan juta rupiah,” akunya.
Kata Mama Hisyam lagi, bahan asinan berasal dari buah-buahan yang terdiri dari Apel, Mangga, Bengkoang, Nenas, Pepaya, Rambutan, Nagka, Salak dan Lemon.
“Setiap hari jumlah asinan yang diproduksi ada sekitar 70 Poch hanya wilayah Kotamobagu saja. Dan satu Poch atau per bungkus dijual dengan harga Rp 12 ribu rupiah,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk lebih melebarkan usahanya tersebut ia berharap ada bantuan dari Pemerintah agar bisa dikenal para konsumen.
(Febri)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat

