WAMENA – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayawijaya, Hengky Hilapok, mengatakan rencana aksi yang semula akan digelar oleh sejumlah organisasi kepemudaan pada Senin akhirnya dialihkan menjadi agenda audiensi dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Menurut Hengky, rencana aksi tersebut sebelumnya merupakan agenda bersama sejumlah organisasi yang tergabung dalam kelompok Cipayung, di antaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), KMPI, Forum Pribumi serta beberapa organisasi kepemudaan lainnya.
Namun setelah mendapat tawaran untuk bertemu langsung dengan Gubernur Papua Pegunungan, pihaknya memilih menghargai kesempatan tersebut dengan melakukan audiensi terlebih dahulu.
“Kami sebenarnya sudah sepakat melakukan aksi pada hari Senin bersama beberapa OKP Cipayung. Tetapi karena ada kesempatan bertemu langsung dengan Pj Gubernur secara empat mata, maka kami alihkan agenda itu menjadi audiensi,” kata Hengky di Wamena.
Ia menjelaskan, audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi pemuda terkait dinamika yang terjadi di Provinsi Papua Pegunungan.
Hengky menegaskan, pihaknya ingin membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah melalui pendekatan dialogis, sehingga persoalan yang ada dapat disampaikan secara terbuka.
“Kami ingin menghargai tawaran audiensi dari Gubernur. Kami juga melihat beliau sebagai orang tua bagi kami, sehingga pendekatan yang kami lakukan adalah pendekatan dialog,” ujarnya.
Meski demikian, Hengky menambahkan bahwa keputusan mengenai langkah selanjutnya akan ditentukan setelah proses audiensi berlangsung.
“Setelah audiensi nanti, barulah kami bersama teman-teman OKP akan menentukan langkah ke depan,” katanya. (Berti Pahabol)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
