Wamena – Forum Pribumi Kabupaten Jayawijaya bersama sejumlah pimpinan pemuda menyatakan akan mengambil langkah aksi demonstrasi apabila proses pelantikan dan pengumuman kursi DPRK jalur Otonomi Khusus (Otsus) tidak dilakukan sesuai dengan hasil penetapan panitia seleksi (pansel).
Ketua Forum Pribumi Kabupaten Jayawijaya, Yusuf Yikwa, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi yang dilakukan pansel telah berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.
Ia mengatakan bahwa nama-nama calon anggota DPRK jalur Otsus yang telah ditetapkan merupakan hasil dari proses seleksi yang didasarkan pada nilai dan hasil tes para peserta.
“Penetapan pansel sudah sesuai dengan aturan dan seluruh tahapan seleksi sudah kami lewati. Nama-nama yang ditetapkan merupakan hasil dari penilaian dan tes yang dilakukan secara resmi,” ujar Yusuf Yikwa.
Karena itu, pihaknya meminta agar pemerintah menghargai hasil seleksi tersebut dan tidak melakukan perubahan yang dapat menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Menurut Yikwa, jika proses pelantikan dan pengumuman DPRK jalur Otsus dilakukan tanpa mengacu pada hasil pansel, maka pihaknya bersama pemuda akan melakukan aksi demonstrasi dengan mobilisasi massa.
“Jika hal ini tidak diindahkan, maka kami akan turun melakukan aksi demonstrasi dengan mobilisasi massa,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa persoalan ini berpotensi memicu masalah yang lebih luas di lima wilayah adat yang ada di Kabupaten Jayawijaya apabila tidak segera diselesaikan dengan baik.
Selain itu, Yikwa menilai apabila persoalan tersebut terus dibiarkan, maka hal itu dapat berdampak pada reputasi pemerintah provinsi di mata hukum dan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijak agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” pungkasnya. (Berti Pahabol)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
