Cekal Berita Palsu, Diskominfo Kotamobagu Berikan Materi Pencegahan Penyebaran Hoax Kepada Siswa

LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Penyebaran berita Hoax atau informasi yang tidak valid yang sengaja disebarluaskan dapat menimbulkan dampak negatif di kalangan publik. Karena itu Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kotamobagu melakukan langkah pencegahannya dalam bentuk materi yang disodorkan dikalangan anak muda, yakni lewat pelajar siswa-siswi di Kotamobagu.

Akibat negatif yang ditimbulkan maka perlu melibatkan semua pihak untuk memahami apa itu Hoax dan pencegahannya. Karena penyebaran Hoax banyak terjadi di Sosial Media (Sosmed), maka penting memberikan pemahaman kepada semua para siswa-siswi yang rutin menggunakan Sosmed.

Kepala Bidang Statistik Informasi Komunikasi Publik (SIKP) Kotamobagu, Fahri Damopolii, mengatakan, Diskominfo Kotamobagu akan terus melakukan pencegahan Hoax.

“Hoax pasti berdampak negatif, dampaknya yaitu akan membuang waktu, pengalihan isu, penipuan publik dan pemicu kepanikan sosial,” ujar Fahri, saat memberikan materi kepada siswa SMK bertempat di SDN Molinow, rabu (17/07/2019)

Lanjutnya, itulah sebabnya dengan melihat Hoax di Medsos bisa mengakibatkan kerugian individu itu sendiri maupun kelompok dikalangan mana pun, sebab penjahat internet atau Cyber Crime, hoax bisa dimanfaatkan sebagai pelancar aksi kejahatan yang menarik simpati masyarakat agar terseret dan percaya dengan hoax tersebut.

“Ada beberapa cara yang kita harus teliti untuk mencegahnya, yakni jangan langsung menyebarkan berita tanpa tahu kebenarannya, harus hati-hati dengan judul dan isi berita yang berbau provokatif, kalau di Sosmed harus cari tahu keaslian alamat situs dan kebenaran sumber penyebar berita, ikut dalam grup anti hoax di Sosmed juga perlu dan jika menemukan berita hoax segerah laporkan ke Kominfo,” terangnya. (Febri)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*