LiputanBMR.com, Kotamobagu – Gedung kembar atau Tower A dan B, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, yang terletak di Kelurahan Pobundayan, sudah dipastikan mulai beroperasi pada bulan Juli mendatang. RS tersebut, nantinya akan menjadi rumah sakit rujukan se-Bolmong Raya, sebagaimana ditetapkan oleh Pemperov Sulawesi Utara (Sulut).
“Rencananya habis lebaran ini akan di fungsikan, sementara masih dalam pengadaan Alat Kesehatan (alkes),” kata Humas RSUD Kotamobagu Gunawan Ijom, Jumat (01/06/2018).
Lanjutnya, selain pengadaan Alkes, pihiaknya juga telah mengusulkan untuk penambahan tenaga medis yang nantinya akan menunjang pelayanan kesehatan. “Sebanyak 300 tenaga kesehatan sudah kami usulkan, karena yang menjadi kendala saat ini adalah kurangnya tenaga medis ketika tower dioperasikan,” ungkapnya.
Sementara, untuk mendukung sarana dan prasarana rumah sakit, juga diusulkan mobil ambulance sebanyak dua unit. “Mobil ambulance juga sangat kami butuhkan untuk mendukung sarana dan prasaranan rumah sakit demi pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik. Untuk itu tahun ini kami sudah usulkan dua Unit. Selain ambulance ada juga pengadaan air bersih,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Alfian Hasan menuturkan, pemerintah dalam mengembangkan RSUD tersebut telah menganggarkan dana sebesar 49 miliar. Dana tersebut meliputi, pengadaan Alkes, 300 tempat tidur koridor dan pemeliharaan. “Untuk pengadaan komponen kelengkapan di RSUD tersebut, Kami sudah anggarkan dana sebesar 49 Miliar, itu untuk pengadaan 300 tempat tidur serta Alkes lainnya,” ucapnya.
Dikatakannya, RSUD tersebut akan digunakan pada tahun ini, namun masih dalam perawatan dan pemeliharaan.
“Pembangunannya sudah selesai 100 Persen, tapi saat ini masih dalam pemeriharaan, yaitu selama Enam Bulan kemudian bisa digunakan. Mudah-mudahan tahun ini bisa digunakan dan itu kami akan pacu,” pungkasnya.
(Lim)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
