Bisnis Penjualan Parang di Kotamobagu Omzetnya Masih Tajam

LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Penjualan parang di Kotamobagu keuntungannya menjanjikan. Sebab, tajamnya permintaan parang, Pisau, Kapak dan pedang dari konsumen menjadikan pemicu semangat bagi penjualnya untuk mengembangkan usahanya.

Salah satunya Sriharti, warga Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat. Laju permintaan omzetnya pun ikut meroket. Dari Rp 500 ribuan per hari menjadi 1 Jutaan.

“Keuntungan dari satu jenis parang bisa sampai Rp 100 ribu, per hari 5-10 parang laku terjual, adakalanya bisa mencapai satu juta per hari,” kata Sriharti kepada awak media ini, Minggu (01/09/2019).

Lanjut Sriharti, parang yang dijualnya di pesan dari pulau Jawa dan daerah Pasi, Kabupaten Bolmong. Usaha tersebut sudah ditekuninya selama 20 tahun.

“Sudah 20 tahun saya menekuni usaha ini, Alhamdulillah keuntungannya cukup untuk kebutuhan keluarga saya,” tuturnya.

(Febri)

Check Also

Pemkot Kotamobagu Gelar Takbir Keliling Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Kotamobagu, LiputanBMR.com,– Pemerintah Kota Kotamobagu akan menggelar kegiatan Takbir Keliling dalam rangka menyambut Hari Raya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *