2,5 Miliar Untuk Pembangunan Mahyani Masih KJ, DPRD Bolmut Angkat Bicara

LiputanBMR.com, Bolmut – Rencan pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu dengan program pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang berlokasi di Desa Bigo Kecamatan Kaidipang kembali dipertanyakan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,Bolmut.

Pasalnya, anggaran yang dikumpulkan 2,5% dari gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemkab Bolmut, yang sampai hari ini belum ada kejelasannya.

“Uang tersebut telah dikumpulan dari para PNS selama 2 setengah tahun, untuk itu perlu dipertanyakan kelanjutan pembangunannya.” Hal ini di sampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bolmut, Muliadi Pamili saat di kunjungi awak media ini di ruang kerjanya.

Mahyani ini secara mendasar diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, untuk itu diharapkan penyalurannya harus tepat sasaran khususnya bagi mereka yang membutuhkannya.

“Saya tau uang tersebut yang dipersiapkan berjumlah kurang lebih Rp 2,5 Miliar dengan niat untuk membantu masyarakat kurang mampu, ”ujarnya.

Diapun berharap agar penyaluran Mahyani ini bisa tepat sasaran agar proses pelaksanaanya dapat segera dirampungkan, sebab niat awal adalah membnatu masyarakat yang kurang mampu, bukan untuk dikantongi.

Sejumlah PNS dilingkungan pemkab bolmut berharap agar dana tersebut tidak disalahgunakan, kami diberi target selama 2 tahun untuk mengumpulkan dana bantuan tersebut, “ujar salah-satu pns yang tak mau namanya di mediakan. (IRM)

Check Also

Diterima Ketua dan Anggota DPRD Kota Kotamobagu, Kunker DPRD Provinsi Sulut Bahas Hal Ini

LIPUTANBMR.COM,KOTAMOBAGU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kota Kotamobagu, menerima kunjungan kerja (kunker) DPRD Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *