Dir Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Albert B. Sihombing didampingi Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan saat memandu acara silaturahmi

Bahas Stabilitas Keamanan Jelang Nataru, Polda Sulut Gelar Silaturahmi bersama Insan Pers

LIPUTANBMR.COM, MANADO– Acara silaturahmi Polda Sulawesi Utara (Sulut) bersama insan pers atau Jurnalis dalam rangka menghadapi perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) berlangsung penuh keakraban.

Kegiatan yang digelar di Grand Whiz Hotel Manado tersebut, dipandu Dir Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Albert B. Sihombing bersama Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan, Kamis 22 Desember 2022.

Dalam pertemuan itu, berkembang pembahasan sejumlah informasi terkait keamanan dan ketertiban di wilayah Sulut terutama menjelang perayaan Nataru.

“Polda Sulut sebaiknya ikut menggandeng ormas-ormas yang ada di daerah ini, guna ikut mengantisipasi serta menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Utara,” ujar salah satu pewarta yang hadir dalam kegiatan.

Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Albert B. Sihombing mengatakan kalau penguatan sinergitas antara Pewarta dan pihak kepolisian sangat diperlukan, dalam rangka menjaga keamanan, terlebih menjelang Nataru.

“Salah satunya adalah komunikasi yang intens antara pewarta atau jurnalis bersama kami, sehingga keamanan dan ketertiban di daerah yang sama sama kita cintai ini, bisa kita jaga bersama,” imbuh Albert.

Albert bahkan menantang para pewarta untuk bisa membuat berita yang bisa memberikan dampak edukasi ke masyarakat dalam hal menjaga stabilitas keamanan.

“Nanti bisa dari PWI atau organisasi wartawan yang ada memberikan penilaian terhadap tulisan itu, siapa tulisan atau beritanya yang terbaik, mungkin bisa kita berikan reward,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Sulut Drs Voucke Lontaan menambahkan, peran media sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di suatu daerah.

“Perlu adanya tulisan atau berita menyejukkan serta mengikuti kaidah kode etik jurnalistik. Dimana, berita yang disajikan ke pembaca tidak terkesan opini atau mengarah dan bersifat provokatif, agar masyarakat atau pembaca dapat mengetahui dengan benar fakta yang terjadi,” imbuhnya.(*/Wan)

Bagikan Berita ini

Komentar Facebook

Komentar