Wali Kota Weny Gaib Tinjau BLK Kotamobagu, Dorong Pemanfaatan Kembali untuk Pelatihan Masyarakat

KOTAMOBAGU, LiputanBMR.com,–Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, turun langsung meninjau kondisi Balai Latihan Kerja (BLK) milik Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemerintah Kota Kotamobagu pada Senin (13/10).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan pendataan dan inventarisasi fasilitas BLK, sehingga dapat dioptimalkan kembali pemanfaatannya bagi kepentingan masyarakat.

Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah peralatan yang masih layak pakai. Wali Kota menyampaikan bahwa aset-aset yang masih berfungsi akan dimanfaatkan kembali melalui program pelatihan keterampilan.

“Hari ini saya meninjau kondisi bangunan dan peralatan di BLK ini, termasuk memastikan apakah masih dapat digunakan dengan baik. Alhamdulillah, sebagian besar peralatan masih dalam kondisi baik, hanya ruangannya saja yang perlu diperbaiki,” ujar Wali Kota.

Ia menjelaskan, dengan optimalnya fasilitas yang dimiliki, masyarakat tidak perlu lagi mengikuti pelatihan di luar daerah, termasuk ke tingkat provinsi, karena Kotamobagu telah memiliki sarana yang memadai.

“Ke depan, kami akan menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih produktif dan berdaya saing. Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, masyarakat dapat berlatih di daerah sendiri sehingga lebih hemat biaya,” tambah Weny.

Menurut Wali Kota, hanya beberapa ruangan yang memerlukan perbaikan. Pemerintah berencana mengadakan pelatihan menjahit dalam waktu dekat, serta menyiapkan fasilitas perbengkelan untuk mendukung perawatan aset daerah.

“Ke depan, fasilitas ini juga bisa dimanfaatkan untuk perbaikan kendaraan milik pemerintah daerah, sehingga dapat mengurangi biaya operasional dan sekaligus membuka peluang pendapatan bagi daerah,” jelasnya.

Terkait kondisi gedung, Wali Kota menyebutkan akan berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai rencana perbaikan dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran, agar penggunaannya tetap efisien dan tepat sasaran.

“Dengan anggaran yang terbatas, kami memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Wali Kota.

Menanggapi arahan Wali Kota mengenai pengembangan pelatihan perbengkelan dan peningkatan pendapatan daerah, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kotamobagu, Johan Sofyan Boulu, menyampaikan dukungan penuh dan menjelaskan prosedur yang sedang ditempuh sesuai aturan.

“Sejak tahun 2022 kami sudah mengajukan pembentukan kelembagaan BLK dan disetujui oleh Biro Organisasi, namun masih terdapat syarat berupa ketersediaan pejabat fungsional instruktur yang belum kami miliki,” ungkap Sofyan.

Ia menjelaskan, Dinas sempat mengalami kendala karena adanya ketentuan yang saling bergantung antara pembentukan BLK dan penempatan pejabat instruktur, yang saat ini masih dalam proses penyesuaian.

“Permohonan terbaru sudah kami kirimkan minggu lalu. Namun setelah dikonfirmasi, pengajuan sebelumnya sudah kedaluwarsa, sehingga perlu diperbarui kembali,” tambahnya.

“Intinya, apa yang diharapkan oleh Bapak Wali Kota akan terealisasi setelah BLK resmi terbentuk. Sementara itu, pelatihan di luar bidang perbengkelan sudah dapat kami jalankan,” tutup Boulu.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta, S.H., Staf Khusus Wali Kota Bidang Infrastruktur, Arman Mokoginta, S.E., serta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Johan Sofyan Boulu, S.E., M.E.

(Cony Dasinangon)/*

Check Also

Pemkot Kotamobagu Gelar Takbir Keliling Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Kotamobagu, LiputanBMR.com,– Pemerintah Kota Kotamobagu akan menggelar kegiatan Takbir Keliling dalam rangka menyambut Hari Raya …