Kepala Dinas Kesehatan selaku juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kotamobagu, dr. Tanty Korompot.

Kurun Waktu 7 Tahun, Kotamobagu Kantongi 97 Pasien Penderita HIV/AIDS

LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU—Pasien penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Kotamobagu, terbilang cukup tinggi.

Sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu dr. Tanti Korompot, bahwa tercatat sejak 7 (Tujuh) tahun terakhir jumlah penderita penyakit yang berbahaya ini terus bertambah.

“Kasus HIV/AIDS di Kotamobagu dari tahun 2013 sampai 2020 berjumlah 97 orang. Terdiri dari HIV 21 kasus dan AIDS 85 kasus. Yang meninggal 9 orang,” kata Tanty, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, penanganan kepada penderita saat ini masih terus dilakukan pihaknya. “Semuanya rawat jalan,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk meminimalisir terjadinya penularan, pihaknya juga terus melakukan penyuluhan serta pengawasan di tempat-tempat berisiko, seperti tempat hiburan malam. “Kami juga melakukan tracking kepada orang-orang terdekat dengan penderita,” jelasnya.

Selain itu tambahnya, tenaga kesehatan yang melakukan perawatan kepada pasien penderita HIV/AIDS juga diperiksa, sebagai antisipasi terhadap penularan.

“Penularannya bisa melalui jarum suntik dan Alat Pelindung Diri, karena virus ini bisa tertular melalui sentuhan ataup lewat keringat,” imbuhnya.

Meski demikian ia juga mengimbau agar para penderita tidak dikucilkan oleh masyarakat.

“Kita tetap waspada, tetap jaga kesehatan diri dan lingkungan agar tidak mudah tertular dengan penyakit ini. Penanganan penyakit ini sangat dibutuhkan dukungan dari seluruh  masyarakat. Mari kita hindari ha-hal yang berpotensi terjadinya penularan. Semoga dengan kewaspadaan, pengawasan dan penyuluhan yang kita lakukan warga Kota Kotamobagu terhindar dari penyakit ini, terjadi penurunan jumlah HIV/AIDS bahkan zero. Itu kita upayakan bersama,” tandasnya.(Hendrawan)

Bagikan Berita ini

Komentar Facebook

Komentar