Cegah Kekerasan Anak, DP3A Kotamobagu Lakukan Langkah Strategi Ini

LIPUTANBMR.COM,KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kotamobagu terus melakukan berbagai langkah dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di daerah Kota Kotamobagu. 

Menurut Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta melalui Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Perlindungan Khusus Anak dan Pemenuhan Hak Anak, Marini Mokoginta mengatakan, langkah strategi yang kami lakukan selain sosialisasi juga melakukan pendampingan korban.

“Sosialisasi pencegahan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih spesifik terkait jenis kekerasan dan sanksi yang akan diberikan kepada pelaku kekerasan,” ujar Marini, Kamis (6/6/2024).

Marini mengatakan, sosialisasi yang dilakukan secara masif di sekolah-sekolah dan masyarakat guna memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat. 

“Selain sosialisasi, kami juga melibatkan Forum Anak Daerah (FAD) dalam mencegah kekerasan terhadap anak, terutama mereka yang mungkin merasa takut untuk melaporkan kekerasan yang alami,” katanya.

Berdasarkan data yang media ini peroleh dari UPTD PPA Kotamobagu, jumlah kekerasan terhadap anak tahun 2023 sebanyak 85 kasus dan kekerasan perempuan sebanyak 45 kasus. Sementra tahun 2024, 31 kekerasan anak dan 17 kekerasan perempuan.

Penulis : Mira Manangin

Check Also

Pemkot Kotamobagu Gelar Takbir Keliling Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Kotamobagu, LiputanBMR.com,– Pemerintah Kota Kotamobagu akan menggelar kegiatan Takbir Keliling dalam rangka menyambut Hari Raya …