LiputanBMR.com, Boltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menindak lanjuti hasil usulan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) lewat Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan di lantai tiga Sekretariat Daerah (Setda), Selasa (10/03/20).
Kegiatan yang dipimpin Bupati Boltim, Sehan Landjar, SH dan dihadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Ir. Sonny Waroka, Asisten III, Djainudin Mokoginta, Kepala Bappeda, Ikhsan Pangalima para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para camat.
Bupati menjelaskan, tujuan dari kegiatan forum oerangkat daerah adalah untuk menyelaraskan usulan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan dengan rancangan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah untuk penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2021.
“Setiap pembangunan pastinya harus diawali dengan perencanaan. Forum ini awal dari meletakkan rancangan program menetapkan rencana kerja pemda untuk tahun berikutnya. Ini merupakan suatu kewajiban untuk kita semua, bagaimana agar tercipta keterbukaan sebagai pemangku kepentingan yang merencanakan sesuatu secara efisien sesuai dengan peraturan perundang undangan,” sebutnya.
Perencanaan program lanjut Bupati, harus terlebih dahulu dianalisa dengan seksama sasaran program kedepan dan asas manfaat rencana kerja.
“Apa yang kalian akan rancang, adalah sesuatu yang tidak terpisah dari apa yang kalian rencanakan selama ini. Saya mengingatkan lagi, outputnya harus baik. Karena rencana yang matang akan menghasilkan hasil yang maksimal serta memuaskan dan tentunya bermanfaat buat masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, setiap pembiayaan dalam setiap program yang dikucurkan harus ada multiplayer efek yang mumpuni, mampu mendongkrak pertumbahan ekonomi masyarakat. “Harus berdampak baik kepada rakyat. Bagaimana kita melihat bahwa apa yang dikerjakan itu adalah kebutuhan rakyat,’” terang Bupati.
Pimpinan SKPD ditegaskanya harus mampu melakukan fungsi pengawasan sebagai pengguna anggaran terkait realisasi program yang belum maksimal.
“Ini karna kurangnya rekonsiliasi, sehingga kebanyakan program yang direncanakan tidak selesai. Kalian yang merencanakan, kalian pula yang menyelesaikan. Ini adalah tanggung jawab kepala satuan kerja,” jelasnya.
Lanjut dia berharap, segala bentuk kekurangan kedapan lewat forum ini bisa melahirkan suatu keputusan bersama, “Sehingga perlu saya tegaskan, ada sinergitas di setiap SKPD. Jalankan tugas skala prioritas yang tentunya punya pengaruh kuat dalam segala bidang. Itu yg harus di bidik,” tegas Bupati. (R)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
