LiputanBMR, Boltim – Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipublikasikan badan perencanaan pembangunan daerah (BAPPEDA) yang menyebutkan jumlah kemiskinan di daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 6,61 persen dan Boltim masuk di angka 5 besar tingkat kemiskinan terendah sesulut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, senin (04/04), dia mengatakan bahwa Boltim hanya kalah dengan Manado 4,81 persen, Kotamobagu 5,75 persen, Tomohon 6,32 persen, dan Bitung 6,34 persen dan ini sudah sesuai data yang dipaparkan BAPPEDA Provinsi dan (BPS), maka ini adalah kabupaten baru yang terendah tingkat kemiskinan di Sulut.
data tersebut membantah pernyataan salah satu anggota DPR RI yang menyatakan, bahwa boltim adalah daerah termiskin, dan justru sebaliknya dia menyentil, dari data yang terangkum tingkatan obesitas tertinggi dan penyebap kematian akibat hipertensi ada di boltim. Ini menandakan bahwa boltim bukanlah daerah yang miskin apalagi berbicara kesehatan dan makanan, justru sebaliknya kebutuhan makanan terpenuhi,” terang Sehan.
Lebih lanjut Sehan meminta pembuktian atas sangkaan tersebut, karena sudah membuat ketersinggungan kepadanya yang menilai tidak mampu mengurangi angka kemiskinan dalam hal esensi pemimpin daerah dalam mengurangi kemiskinan.
Eyang juga menjelaskan bahwa, perbedaan antara Boltim dan Kotamobagu sangat jelas, itu dibedakan dari model jasa namun yang di untungkan kepada daerah tetangga ini hanya dipengaruhi oleh 4 daerah kabupaten di bolaang mongodow raya yang 60 persen pegawainya berasal dari Kotamobagu yang juga mendapat gaji dari daerah-daerah tetangga termasuk daerah Boltim.
Peliput: Mulyadi Sugeha
Redaktur: R_Th
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
