BOLMUT, LIPUTANBMR.COM – Bertahun-tahun hidup dalam keterasingan karena sulitnya akses jembatan penghubung antara Dusun Goyo, Desa Keimanga, dengan desa lainnya, menyebabkan dusun yang ada di Kecamatan Bolangitang Barat itu sangat tertinggal dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia.
Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pun tidak tinggal diam, serangkaian lobi-lobi anggaran dan kebijakan ke Pemerintah Pusat dilakukan untuk mengentaskan kesenjangan ini.
Pun upaya itu berbuah manis. Pasalnya, tahun ini Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut sudah merampungkan rencana pembangunan jembatan di Dusun Goyo.
“Perencanaannya sudah selesai, proposalnya pun sudah diterima oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Sulut, sekaligus menyurat ke Kementerian PUPR,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut, Rudini S. Masuara, ST, kepada reporter media ini, Rabu (27/01/2021)
Dia pun melanjutkan jika, usulan pembangunan jembatan ini menelan anggaran sebesar Rp 30 Milliar.
“Tinggal menunggu anggaran dari pemerintah pusat, maka tahun depan masyarakat Goyo bakal menikmati jembatan permanen,” ujar Masuara. [CnD]
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
