LIPUTANBMR.COM, BOLMUT – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Wakil Bupati Bolmut Drs. H. Amin Lasena, MAP, meresmikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 9 Bintang yang di motori oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bolmut, di Desa Keimanga, Kecamatan Bolangitang Barat, Selasa (16/11/2021).
Dalam sambutannya, Amin Lasena mengapresiasi PCNU Bolmut yang telah mendirikan UMKM berupa olahan Minyak Kelapa Kampung, ditengah terpuruknya kondisi ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini.
“Selama masa pandemi ini, hampir semua sektor kehidupan masyarakat terganggu. Hanya ada beberapa diantaranya yang mampu bertahan, salah satunya UMKM yang bergerak di sektor peningkatan ekonomi masyarakat kecil menengah,”terangnya
Dikatakannya, program PCNU Bolmut melalui lembaganya yang bergerak di bidang ekonomi tersebut, merupakan bagian dari sinergitas terhadap program Pemerintah.
“Program PCNU Bolmut ini sangat sesuai dengan program Pemerintah, bahwa APBD 2022, melalui perintah Presiden Jokowi, Kabupaten/Kota se-Indonesia, harus memprioritaskan pemulihan ekonomi. Salah satunya UMKM,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap UMKM tersebut bisa berkembang pesat dan lebih luas jangkauan pemasarannya.
“Kedepan, bisa juga menggunakan pemasaran melalui Digital, biar bisa menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.”, tuturnya
Tambahnya, pihaknya selaku pemerintah daerah akan mensupport gebrakan UMKM milik PC NU Bolmut ini, agar bisa berkembang dan menjadi lahan perputaran ekonomi masyarakat.
Sementara itu, penanggung jawab UMKM 9 Bintang, Zulkifli Dotinggulo saat diwawancarai mengatakan UMKM tersebut didirikan atas dasar dorongan dari semua pihak.
“Dorongan utama ini dari masyarakat lokal, karena melihat besarnya peluang pasar dan melimpahnya bahan produksi kelapa yang mudah dijangkau. Sehingganya kami berikhtiar bisa memajukan UMKM ini, agar bisa memenuhi kebutuhan minyak kelapa kampung warga sekitar” katanya.
Dirinya menjelaskan terkait jumlah produksi yang saat bisa disuplai ke masyarakat, masih di angka 120 kemasan.
“Maksimal yang bisa kami sediakan perhari baru berkisar 120 kemasan, dengan kisaran harga 15.000,- per kemasan,” jelasnya.
Kedepan pihaknya akan berupaya lebih meningkatkan jumlah produksi untuk dipasarkan ke masyarakat.
“Setelah kami lihat, ternyata jumlah produksi kami belum bisa memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga kedepannya, dengan bantuan tekhnologi dan support dari pemerintah daerah setempat, produksi minyak kelapa kampung ini bisa melimpah dan mampu memenuhi kebutuhan lokal maupun nasional”, ungkap Kifli.
Turut hadir pada peresmian itu, Ketua PC NU Bolmut Supriadi Goma, S.Pdi bersama pengurus, Ketua PAC Ansor Bolangitang Barat Riduan Ege, Sangadi Desa Keimanga, dan masyarakat sekitar. [CnD]
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
