Dengan Dukungan Masyarakat, Napol Panigoro Maju Bertarung di Pileg 2019

LiputanBMR.com,Bolmut — Menjadi calon anggota legislatif (caleg) selalu diidentikkan dengan orang yang memiliki modal banyak. Namun, itu tidak berlaku bagi Napol Panigoro S.Pd.i warga kelahiran Desa Paku Kecamatan Bolangitang Barat inim dia mendaftar sebagai Calon legislatf (caleg) karena permintaan dan dukungan masyarakat setempat.

Sehingga dirinya mencalonkan diri sebagai caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dari Partai Golongan Karya (Golkar).

“Saya ini tidak punya modal besar untuk pencalonan, tetapi saya punya semangat kemudian niat tulus, ikhlas dan dorongan masyarakat yang ada, serta ingin mengembangkan pembangunan dibidang kemasyarakatan, dan secara khusus meningkatkan martabat para pendidik (Guru) termasuk Guru Honorer.”

Lanjunya, “Kalau terpilih saya akan angkat bicara tentang hal ini, dalam rapat pemerintah di DPRD. Karena saat ini, nasib Masyarakat apalagi guru honorer Bolmut, belum bisa melangkah jauh masih jalan ditempat, dalam artian belum ada peningkatan yang signifikan,”kata Napol caleg kuat dapil ll Partai Golkar itu.

Dia juga menceritakan, awalnya tidak ada keinginan dalam dirinya untuk mencalokan diri dalam pemilu legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Namun, karena melihat kondisi masyarakat bawah terutama para Guru Honor ataupun sarjana yang baru lulus kulia yang belum ada lapangan kerja dan semakin memprihatinkan, dan akhirnya memutuskan untuk maju bertarung diperheletan pileg nanti. “Hati saya tergerak untuk memperjuangkan nasib masyarakat bawah, yang selama ini jarang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Saya ini setiap hari merasakan bagaimana sulitnya mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya dengan meninggalkan profesinya sebagai Honorer yang sudah dijalani selama bertahun-tahun dia optimistis akan mampu meraih simpati dan dukungan dari masyarakat. sekalipun suda dalam status caleg tetapi saya akan terus membantu teman-teman Guru untuk meluangkan waktu mengajar di MTs. saya juga sosialisasi kepada masyarakat sekaligus meminta dukungan dari mereka.

Saya tidak punya modal, saya hanya punya modal kepercayaan dan Alhamdulillah semua upaya saya ini mendapat respon baik dari masyarakat,” katanya. Dia juga mengaku tidak khawatir dan tidak takut menghadapi caleg yang memiliki modal besar. Hal ini karena, masih banyak masyarakat yang memilih seorang wakil rakyat bukan karena sebuah imbalan, melainkan berdasarkan sebuah kepercayaan. “Kalau saya ditakdirkan terpilih sebagai anggota dewan, saya akan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Daerah ini,” ujarnya.

Salah satu simpatisan asal Desa Sonuo kecamatan Bolangitang Barat, yang enggan dimediakan namanya, mengaku salut dengan upaya dan kerja keras yang dilakukan Napol Panigoro,”Dia punya semangat untuk benar-benar memperjuangkan nasib rakyat. Semoga saja mendapatkan apa yang menjadi cita-cita kedepan Amin,” katanya. (IRM)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*