DPRD Bolmong Rapat Membahas Tiga Ranperda

LiputanBMR.com, Bolmong – Anggota DPRD Bolmong menyelenggarakan rapat membahas tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang penyesuaian tarif yang di usulkan Dinas Perhubungan Pemkab Bolmong, Senin (05/08/2019).

Rapat pembahasan tersebut dipimpin, Ketua Badan Pembentukan Peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Bolmong Marthen Tangkere SE, dan anggota Dprd Yusra Alhabsy, SE.

Ketua Bapemperda Marthen Tangkere menjelaskan, tiga ranperda tentang tarif penyesuaian untuk usulan Dinas Perhubungan yang dibahas yakni perubahan atas perda kabupaten Bolmong nomor 20 tahun 2020 tentang retribusi parkir tepi jalan umum, perubahan atas perda nomor 22 tahun 2010 tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor dan perubahan atas perda nomor 19 tahun 2010 tentang retribusi terminal.
Tiga ranperda tersebut yang tinggal disesuaikan kenaikan tarifnya,’’kata Marthen.

Lanjutnya, disesuaikan kenaikan tarif retribusi tiga ranperda tersebut dikarenakan tarifnya tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini.

“Setelah diparipurnakan tahap II di Dprd, berikutnya masih dikonsultasikan kepada Biro Hukum Propinsi Sulawesi utara (Sulut) untuk dievaluasi, tapi tetap sudah jadi perda untuk dilaksanakan,’’ujar Marthen.
Ini demi bertujuan, meningkatkan  pendapatan asli daerah (PAD) pemkab Bolmong.

“Jika perda ini dilaksanakan, saya pastikan PAD bolmong akan bertambah,’’ungkap Marthen.

Kepala Bagian Hukum Hardiman Pasambuna SH, mengatakan tiga ranperda tersebut  sudah sesuai dengan kondisi daerah, dan untuk paripurna tahap 2 tinggal tunggu jadwal dari Dprd.

“Sesudah di paripurnakan tentu tim Pemkab Bolmong dan Bapemperda akan bawah draf ini untuk di evaluasi kepada tim dari biro hukum  pemrov Sulut,’’kata Hardiman.


Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, yang diwakili oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan angkutan   Sutarman Mokoginta, dalam forum rapat tersebut menyampaikan  ranperda penyesuaian kenaikan tarif retribusi sudah berapa kali di survey, dan berapa kali dibahas ditingkat tim Pemkab Bolmong.

“Intinya ini terkait meningkatkan PAD Bolmong dan yang disesuaikan hanya angka – angkanya, ini dampaknya sangat baik untuk program pembangunan daerah kedepan,’’tambah Sutarman.

Tak hanya itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkab Bolmong Fico Mokodompit berharap kepada Bapemperda agar secepatnya ditetapkan sebelum pembahasan APBD Perubahan 2019 mendatang.

“Jika ini sudah ditetapkan maka kami dari BKD tinggal merubah untuk disesuaikan penambahan PAD-nya,’’ujar Fico.

Diakihir penutup, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bolmong Ir Abdul Latief  meminta, untuk lokasi terminal dan pengujian kiranya menyiapkan tempat sampah basah dan kering terutama kepada para pengusaha rumah makan disekitar lokasi tersebut.
Saya hanya ingatkan dampak kotoran lingkungannya,’’kunci Latief.

Selanjutnya, Bapemperda Dprd Bolmong melanjutkan membahas tentang ranperda rencana induk pengembangan pariwisata di Bolmong perubahan Perda nomor 17 tahun 2011.

“Ranperda ini dilakukan untuk menyesuaikan visi dan misi bupati dan wakil Bupati Bolmong,’’tambah Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Bolmong Dra Ulfa Paputungan.

Rapat pembahasan tersebut di hadiri oleh selain beberapa anggota DPRD diantaranya Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan hidup, Kepala Bagian Hukum, dan Kepala Badan Keuangan Daerah serta Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Bolmong.
(SIS/ADVE)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*