BOLMONG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melaksanakan reses tahap I tahun 2026 dengan mengunjungi daerah pemilihan masing-masing, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana bagi para legislator untuk menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan.
Ketua DPRD Bolmong, Tony Tumbelaka, menggelar reses di Desa Buntalo, Kecamatan Sangtombolang.
Agenda tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam, sangadi, serta masyarakat yang aktif menyampaikan berbagai usulan dan harapan terkait pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Tony menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional anggota DPRD sebagai representasi rakyat.
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan kebijakan yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami turun langsung agar dapat mengetahui persoalan riil di lapangan, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.
Menurutnya, partisipasi warga menjadi elemen penting dalam menentukan arah kebijakan serta program prioritas pemerintah daerah.
Di tempat terpisah, anggota DPRD Bolmong dari Fraksi PKS, Randi Nabongkalon, melaksanakan reses di Desa Tanoyan, Kecamatan Lolayan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, sangadi, serta masyarakat yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi.
Randi menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga yang hadir dan berpartisipasi dalam forum reses.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun akan dibawa ke DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan program dan anggaran daerah.
“Reses menjadi momentum penting untuk mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang masuk akan kami kawal dalam proses pembahasan di DPRD,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan reses tahap I ini, DPRD Bolmong diharapkan dapat merumuskan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat sinergi antara legislatif dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di tingkat desa dan kecamatan. ***
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat


