Kotamobagu, LiputanBMR.com,–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Kotamobagu. Sejumlah pelajar terbaik daerah berhasil lolos dalam seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) hingga tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan tingkat nasional.
Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, saat menerima kunjungan para Calon Paskibraka beserta laporan hasil seleksi di Ruang Kerja Wali Kota, Kamis (2/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para pelajar yang telah membawa nama Kota Kotamobagu dalam proses seleksi Paskibraka. Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga merupakan bentuk pembuktian atas kedisiplinan, mental, wawasan, serta kecintaan terhadap bangsa dan daerah.
Berdasarkan laporan yang diterima, sebanyak lima pelajar asal Kota Kotamobagu berhasil lolos ke jenjang yang lebih tinggi. Empat orang terpilih sebagai utusan untuk Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Utara, terdiri dari dua pasang putra dan putri.
Sementara itu, satu pelajar putra atas nama Gabriel berhasil lolos sebagai utusan Kota Kotamobagu untuk Paskibraka tingkat nasional. Ia menjadi satu-satunya putra asal Kotamobagu yang akan bergabung dalam jajaran Paskibraka di tingkat pusat.
Keberhasilan tersebut menjadi gambaran atas proses pembinaan dan seleksi generasi muda yang dilakukan secara kompetitif sekaligus menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota juga memberikan sejumlah pesan kepada para Calon Paskibraka sebagai bekal sebelum mengikuti pemusatan latihan dan karantina.
Ia meminta para calon Paskibraka untuk menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran fisik agar mampu mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan baik. Selain kesiapan fisik, para pelajar juga didorong untuk terus meningkatkan wawasan dan pengetahuan, khususnya terkait kebangsaan, ideologi, serta berbagai persoalan yang akan menjadi bagian dari pembekalan selama proses pelatihan.
Wali Kota turut menekankan pentingnya menjaga sikap, kedisiplinan, moralitas, serta etika dalam setiap tahapan pembinaan. Menurutnya, karakter yang baik harus berjalan seiring dengan kemampuan dan prestasi yang telah diraih.
Di sisi lain, para utusan juga diingatkan untuk tetap menjaga identitas budaya daerah ketika berada di lingkungan yang lebih luas. Nilai-nilai kearifan lokal serta falsafah hidup masyarakat Bolaang Mongondow diharapkan tetap menjadi bagian dari karakter para pelajar.
“Di mana pun berada, jangan pernah melupakan identitas dan budaya daerah. Tunjukkan karakter yang ramah, santun, mandiri, disiplin, serta memiliki rasa bangga terhadap daerah,” pesan Wali Kota.
Ia menambahkan, para Calon Paskibraka merupakan representasi Kota Kotamobagu yang akan membawa nama baik daerah dalam setiap tahapan kegiatan di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kalian bukan hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga membawa nama baik daerah. Tunjukkan bahwa putra-putri utusan Kotamobagu adalah generasi yang cerdas, beretika, disiplin, dan bangga akan budayanya,” pungkasnya.
Prestasi para Calon Paskibraka tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kota Kotamobagu untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi, serta membawa nama baik daerah di berbagai tingkatan.
*Cony
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
