LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPKD) akan mengumpulkan Sangadi/Lurah se Kotamobagu, guna mengevaluasi perekembangan pengentasan kemiskinan masyarakatnya di desa dan kelurahan masing-masing.
Hal itu, diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, menurutnya penanggulangan kemiskinan tidak akan pernah tuntas kalau semua pihak tidak melakukan tindakan secara terintegrasi antar lintas sektor perangkat daerah.
Karena itu langkah yang harus diambil yaitu strategi kedepan, ” kami lakukan kegiatan menyatukan misi tentang strategi kedepan dalam mengentaskan kemiskinan di daerah ini,” ujar Sofyan, kepada awak media usai Rakor penanggulangan kemiskinan, Kamis (01/07/2019) kemarin.
Dijelaskannya, kenapa dalam mengentaskan kemiskinan butuh kerja sama lintas sektor, sebab kriteria orang miskin dalam satu keluarga itu tidak hanya satu kategori, tetapi ada beberapa kategori sehingga mesti ada kerjasamanya.
Kata Sofyan lagi, selain itu untuk menekan angka kemiskinan adalah mengoptimalkan sumber pendanaan lain, “contohnya memanfaatkan Dana Desa (Dandes) atau dana Kelurahan yang diarahkan untuk penanggulangan kemiskinan. Inilah sebabnya TKPKD akan kumpul Sangadi/Lurah se Kotamobagu kemudian akan dievaluasi sejauh mana capaiannya dalam penanggulangan kemiskinan di tingkat desa/kelurahan,” ujarnya.
Kegiatan evaluasi Sangadi/Lurah itu sesuai rekomendasi pada Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan, bahwa desa dan kelurahan di Kotamobagu akan dievaluasi progresnya, Sofyan memungkasi. (Febri)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
