LiputanBMR.com,Kotamobagu-Meski tanpa tenaga kontrak yang dirumahkan mulai 1 September. Dinas Perhubungan Pemkot Kotamobagu berupaya untuk memacu target pendapatan asli daerah (PAD) dari restribusi perparkiran sekira 2.8 Miliar.
Kepala Dishub Nasly Paputungan mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan target PAD terutama dari pos parkir. Menurutnya, tenaga kontrak yang biasanya bertugas menangih restribusi perparkiran sudah hampir sepekan tidak bertugas. Namun, tidak mempengaruhi semangat untuk bisa mencapai target PAD. “ Target PAD akan kita genjot. Kita akan maksimalkan setelah tenaga kontrak di Dishub sudah masuk kembali, setelah mereka lolos seleksi. Inya allah, pecan ini mereka sudah kembali beroperasi. Namun, kita masih menunggu hasil seleksi terlebih dahulu yang nantinya akan diumumkan oleh BKPP Pemkot Kotamobagu,” kata Nasli.
Dirinya menjelaskan, sekira 69 tenaga kontrak di Dishub sudah mengikuti seleksi. Dimana ada 23 tenaga kontrak yang biasa bertugas di pos parkir. Jika nanti mereka lolos, maka strategi mengejar target PAD, menutupi capaian ketika pos parkir kosong, pihaknya akan lebih mempercepat jam operasinya. “ Jika biasanya petugas penagih restribusi buka pukul 00.70 wita, maka akan dirubah mulai pukul 00.60 wita. Selanjutnya, jam tutup diperkirakan pada pukul 20.00 wita,”jelasnya.
Sementara Dia juga berharap, semua tenaga kontrak yang sebelumnya bertugas di instansinya, bisa mengikuti seleksi tenaga kontrak dengan hasil yang maksimal. “ Semua tergantung kemampuan mereka masing masing. Jika tidak kembali direkrut, tentunya tenaga kontrak tersebut tidak meraih hasil yang baik,”tandasnya. (Lim)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
