LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU— Upaya dalam mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19) terus dimaksimalkan Pemerintah Kecamatan Kotamobagu Utara.
Hal ini tercermin dengan digelarnya apel sekaligus rapat koordinasi yang dihadiri Camat Kotamobagu Utara, Andi Dhandy Mokoginta, Kapolsek Urban Kotamobagu Kompol Johan damopolii, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Puskesmas Bilalang, Kepala Puskesmas Upai serta seluruh Lurah dan Sangadi Se Kecamatan Kotamobagu Utara.
Menurut camat Kotamobagu Utara, Andy Dhandy Mokoginta, sejumlah poin yang dihasilkan dalam rapat akan segera dilaksanakan dalam kaitannya dengan upaya pencegahan masuknya wabah covid-19 khususnya di wilayah kotamobagu utara.

“Salah satunya pembuatan posko penjagaan pintu masuk dan keluar perbatasan wilayah Kotamobagu dengan Bolmong. Masing-masing di Desa Bilalang I, Pontodon Timur dan Sia,” kata Andi sapaan akrabnya kepada liputanbmr.com, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (24/4/2020) kemarin.
Selain itu lanjutnya, pengawasan sejumlah tempat berkerumun warga juga menjadi perhatian, sehingga penguatan anggota Linmas sebagai garda terdepan di masing-masing desa maupun kelurahan perlu dimaksimalkan.
“Penguatan Linmas baik di desa maupun kelurahan akan kita maksimalkan dalam menjaga aktifitas warga yang masih berkerumun serta mengawasi lalu lalang warga melalui pintu masuk perbatasan kecamatan kotamobagu utara,” imbuhnya.
Kapolsek Kotamobagu, Kompol Johan Damopolii, menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan soal evaluasi terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas yang sudah dilaksanakan di tiap-tiap Desa Kelurahan.
“Jadi, kita undang seluruh Linmas, Sangadi Lurah untuk kita evaluasi, apakah ada hambatan atau tidak. Kita harus tetap mengacu sesuai himbauan pemerintah, tidak ada solusi lain selain kita harus tegakkan apa yang menjadi himbauan Pemerintah, karena ini bukan hanya di Indoneai tapi ini masalah dunia,” terangnya.(HM)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
