Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora

Tahun 2019, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Kotamobagu Menurun

LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU— Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi pada tahun 2019 khususnya di Kota Kotamobagu menurun. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kotamobagu, saat ditemui, Senin (02/12/2019).

“Memang kalau data kasus kekerasan terhadap perempuan itu di pihak kepolisian masih banyak, karena itu datanya se bolmong raya. Kalau di Kotamobagu sendiri data kasusnya di P2TP2A, untuk tahun ini hanya 19 kasus, menurun jauh jika dibandingkan dengan kasus tahun lalu sebesar 38 kasus,” terang Rafiqa.

Menurut Rafiqa, turunnya angka kasus kekerasan perempuan tersebut, lebih disebabkan eksistensi optimal yang dilakukan pihaknya melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

“Pendampingan kekerasan terhadap perempuan sekarang belum ada masalah, dengan adanya Puspaga sebagai tindak pencegahan yang terus eksis dari dulu sampai sekarang, sehingga angka kekerasan terhadap perempuan di kotamobagu bisa menurun,” ungkapnya.

Ditambahkan Rafiqa, kedepan pihaknya berencana melakukan sosialisasi di sekolah maupun di Desa dan Kelurahan guna memberikan pencerahan tentang bagaimana tindak pencegahan serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Kedepan rencana kita akan kembali melakukan jadwal lanjutan untuk tahun 2020. Karena pada tahun 2019 kami sudah melaksanakan sosialisasi secara door to door dan terpadu di sekolah-sekolah dan ini akan dilanjutkan di sekolah yang belum terjamah, begitupun untuk desa dan kelurahan. Karena kalau mereka sudah tahu tentang pencegahan, maka penanganan kasus yang terjadi tidak banyak lagi,” pungkasnya.(tr-01)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*