Sumur Ilegal Kembali Hangus, Diamnya Polisi Jadi Tanda Tanya”

MUBA – Hanya berselang satu hari dari kebakaran sebelumnya, sumur minyak ilegal kembali terbakar di Desa Macang Sakti, simpang PIP, Kamis (11/09) sekitar pukul 13:42 WIB. Sumur tersebut milik Joko, warga Keban. Api berkobar hebat hingga membuat warga panik dan ketakutan.

Namun yang lebih memalukan, aparat kepolisian justru sempat memilih diam seribu bahasa. Saat dikonfirmasi awak media, Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa sama sekali tidak memberikan jawaban. Bungkamnya aparat penegak hukum atas peristiwa berulang yang mengancam keselamatan masyarakat ini jelas menjadi preseden buruk.

Sikap tutup mulut tersebut seolah menunjukkan bahwa Polsek Sanga Desa tidak serius, bahkan terkesan menutup mata terhadap maraknya aktivitas sumur minyak ilegal di wilayahnya. Padahal, kebakaran demi kebakaran terus terjadi, merugikan warga, dan berpotensi menelan korban jiwa.

Setelah kembali dimintai keterangan, Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa akhirnya hanya menyampaikan singkat: “Untuk saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terkait dengan apa yang saudara sampaikan.”

Pernyataan singkat ini semakin menegaskan minimnya keseriusan aparat dalam menangani maraknya sumur minyak ilegal. Diamnya pihak kepolisian bukan hanya bentuk kelalaian, tetapi juga pengkhianatan terhadap tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. (Tiem)

Check Also

Wabup Deddy Ajukan 300 unit rumah subsidi untuk masyarakat Bolsel

Liputanbmr.com.Bolsel-Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan Deddy Abdul Hamid, menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam …