LIPUTANBMR COM, KOTAMOBAGU-Pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan bagi masyarakat di Kota Kotamobagu, tidak luput dari perhatian pemerintah daerah setempat.
Selain pendidikan formal, pemerintah melalui dinas terkait juga membuka layanan pendidikan bagi warga yang putus sekolah melalui program paket yang setara jenjang pendidikan di sekolah formal.
Salah satunya Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Kotamobagu yang merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu.
“SPNF SKB siap menerima warga masyarakat yang putus sekolah, kami membuka tiga program paket yakni paket A setara SD, B setara SMP dan paket C setara SMA,” ungkap Kepala SPNF SKB Kotamobagu Subhan Gonibala.
Menurut Subhan, tahun ajaran 2022/2023, sudah banyak mendaftar dan mengikuti proses pembelajaran sebagaimana sekolah pada umumnya.
“Untuk Paket A itu sekitar 7 orang, paket B, ada 77 orang dan paket C, ada 122 orang,” bebernya.
Ia pun mengajak masyarakat yang putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan dengan memanfaatkan program yang disediakan pemerintah tersebut.
“Karena Visi kami adalah menjadikan SPNF SKB unggul dalam kreativitas dan kegiatan belajar paket menuju masyarakat Kota Kotamobagu, yang cerdas dan berbudaya,” jelasnya.
Lanjutnya, adapun persyaratan untuk program paket sangat mudah. Bahkan untuk pendaftaran pun tidak dipungut biaya.
“Paket A persyaratannya hanya fotocopy kartu keluarga dan akte kelahiran, Paket B fotocopy ijazah SD yang dilegalisir basah, SKHU, Kartu Keluarga, KTP dan Akte, Untuk Paket C, fotocopy ijazah SMP legalisir basah, SKHU, Kartu Keluarga, KTP dan Akte lahir,” tandasnya.
Penulis: Hendrawan Madjahia
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
