LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU– Rasa kepedulian terhadap upaya pemerintah dalam mencegah mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Kotamobagu, turut ditunjukan pedagang yang berada di Pasar Serasi Kotamobagu.
Pantauan media, Jumat (29/5/2020) pagi tadi, ratusan pedagang dengan antusias menjalani rapid test yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu di Posko pemeriksaan yang telah disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu di area Pasar tersebut.
Hal ini pun menuai tanggapan dari Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu, Herman Aray.
“Saya sangat mengapresiasi keinginan pedagang untuk ikut melakukan pemeriksaan diri melalui rapid tes ini,” singkat Herman.
Dikatakannya, para pedagang yang di rapid hari ini tak hanya dari pedagang pasar serasi saja. Akan tetapi sebagian dari pasar 23 Maret yang belum melakukan rapid yang dilakukan Kamis (28/5) kemarin.
“Nantinya jika ada yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid ini, akan dilanjutkan pemeriksaan lagi di Rumah Sakit Umum Daerah Kotamobagu, untuk pengambilan sampel Swab Tes,” katanya.
Selain itu kata Herman, para pedagang yang dinyatakan reaktif hasil rapid tes, akan dikarantina mandiri selama 14 hari.
“Kami juga akan lakukan pengawasan kepada para pedagang yang reaktif. Sebelum ada hasil Swab tes mereka belum bisa berdagang,” tutupnya.(HM)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
