Purwakarta,LiputanBmr.com – Rasa syukur menyelimuti keluarga besar SDN 2 Panyindangan. Sekolah ini mendapatkan bantuan pembangunan Revitalisasi yang membuat lingkungan belajar menjadi lebih nyaman dan lebih layak bagi siswa.
Gedung yang sebelumnya perlu perbaikan, kini mulai terlihat lebih baik. Harapannya, dengan gedung yang lebih nyaman, semangat belajar siswa semakin meningkat.
Namun di balik rasa syukur itu, ada satu harapan besar yang masih disampaikan pihak sekolah. SDN 2 Panyindangan masih kesulitan mendapatkan sumber air. Lokasi sekolah yang susah mata air membuat pengeboran menjadi satu-satunya solusi untuk mendapatkan air bersih yang layak.
“SDN 2 Panyindangan selain menerima bantuan pembangunan Revitalisasi, mudah-mudahan ke depannya ada bantuan buat air. Karena di sini susah mata air, harus mengebor. Saya harap di tahun 2027 ada bantuan buat air, karena kasian siswa susah air,” ujar Muslim, salah satu guru SDN 2 Panyindangan, Rabu (21/10/2026).
Menurut Muslim, air bersih adalah kebutuhan dasar bagi siswa. Untuk kegiatan sehari-hari seperti mencuci tangan, berwudhu, hingga keperluan kebersihan sekolah, air sangat dibutuhkan. Ia berharap, jika revitalisasi gedung sudah terealisasi, tahun 2027 giliran kebutuhan air yang bisa dipenuhi.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan Revitalisasi ini. Ini bukti perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Kami hanya berharap ke depan ada program lanjutan untuk bantuan air, agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman dan optimal,” kata Muslim.
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan dan pemerintah terkait dapat menjadikan SDN 2 Panyindangan sebagai prioritas dalam program bantuan air berikutnya. Dengan adanya sumur bor, siswa dapat belajar dengan lebih tenang tanpa terkendala masalah ketersediaan air.
“Kalau air sudah ada, kami guru bisa fokus mengajar, dan siswa bisa fokus belajar. Itu saja harapan kami. Mudah-mudahan di tahun 2027 bisa terealisasi,” tambah Muslim.
SDN 2 Panyindangan berharap, sinergi antara sekolah dan pemerintah terus berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan pendidikan, mulai dari gedung hingga air bersih, dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan. (Juharya).
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat

