
Purwakarta,LiputanBmr.com – Jangan kira Selasih itu cuma bersih-bersih di balai desa.
Di Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Selasih naik level. Kepala Desa Eni Kurniati justru membawa seluruh perangkat desa untuk bertempur di luar desa.
Jalan raya, bahu jalan, selokan perbatasan, sampai gerbang masuk desa, semua disikat habis. Tanpa pencitraan, tanpa menunggu diperintah kedua kalinya.
“Selasih itu bukan soal foto-foto di dalam desa. Tapi soal nyali untuk bersihkan yang paling kotor, yang paling jauh, yang orang lain malas sentuh,” kata Eni Kurniati tegas.
Sejak pagi buta, pasukan Cibukamanah sudah bergerak. Sambil membawa sapu, cangkul, dan karung, mereka menyisir lingkungan luar Cibukamanah yang selama ini luput dari perhatian.
Hasilnya? Jalan yang dulu semak, kini terang. Selokan yang dulu mampet, kini mengalir. Pengendara yang lewat pun sampai melambat, heran melihat desa kecil ini sebersih kota.
Ini adalah wujud nyata dari instruksi Bupati Purwakarta, Om Zein. Eni Kurniati tidak menunggu, tidak banyak alasan. Ia langsung eksekusi di lapangan.
Banyak kepala desa yang hanya menjalankan Selasih di dalam kantor. Tapi Eni membuktikan dirinya beda. Ia memimpin dari depan, di luar desa, di tempat paling berat.
Inilah kenapa Cibukamanah kini jadi sorotan. Sebuah desa yang tidak hanya bersih di dalam, tapi juga gagah di luar.
Kalau di luar sudah bersih, di dalam pasti istimewa. Itu Cibukamanah di era Eni Kurniati. (Juharya)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
