LiputanBMR.com, Kotamobagu – Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu meresmikan pelaksanaan Pasar Senggol atau Bazar ramadan, di Desa Poyowa Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (06/06/2018). Dalam pantauan, pelaksanaan tersebut, turut dihadiri Sekretaris kota (Sekkot), Adnan Massinae yang mewakili Pjs Wali kota Muhamad Rudi Mokoginta, membuka secara resmi pasar seggol, serta sejumlah pimpinan SKPD terkait.
“Mudah mudahan dengan bazar ramadan ini, dapat lebih mengenalkan Pasar Poyowa Kecil, serta pasar bisa banyak pengunjungnya, sehingga otomatis dapat meningkatkan perekonomian,” ucap Adnan saat memberikan sambutan.
Dia juga menyampaikan, permohonan maaf kepada para pedagang yang belum berjualan di Pasar Senggol, karena ketersediaan lapak yang masih kurang. “Yang datang mendaftar ribuan pedagang, sedangkan yang tersedia hanya 404 lapak,” ujarnya.
Disis lain, Ia mengatakan, kedepan sistem pendaftaran akan diubah yakni 3 bulan sebelum pelalsanaan akan di buka pendaftaran. Kemudian uang pendaftaran sistem transfer. “Ini dilakukan biar pedagang tidak susah-susah datang ke Kotamobagu, kemudian tak mendapatkan lapak. Sehingga pendaftaran secara online dan di buka 3 bulan sebelum pelaksanaan,” tambah Adnan.
Sementara itu, Kadis Perdagangan Koperasi dan UKM, Herman Aray mengatakan pedagang lokal yang diprioritas untuk menduduki lapak Pasar Senggol. Dan, lapak terbagi 4 jalur yakni pertama diisi 224 pedagang, kedua 92 pedagang, ketiga 32 pedagang dan keempat 52 pedagang.
“Khusus jalur pertama pedagang lokal ada 145 lapak yang terisi dan 79 lapak pedagang luar daerah. Kami harapkan para pengunjung bisa juga memanfaatkan pasar Poyowa Kecil, untuk membeli kebutuhan dapur seperti bawang, rica, dan tomat,” ujar Aray menjelaskan.
(Lim)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
