Pemkot Kotamobagu Ciptakan Aplikasi Pengintai PNS

LiputanBMR.com, Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu meluncurkan aplikasi pengintai yakni e-Absensi guna mengawasi kinerja Aparatur Sipil Negara.

Kepala Data Center Diskominfo Kotamobagu, Rudy Yuanto Unu, mengungkapkan pemasangan aplikasi tersebut akan diterapkan mulai dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu dan sementara masih sebagai percontohan.

“Gerak-gerik pegawai akan diawasi melalui aplikasi e-absensi ini. Dengan begitu, ruang gerak pegawai ‘kaki gatal’ alias yang suka keluyuran di jam kerja ataupun yang sering datang terlambat dan pulang cepat, akan lebih mudah diawasi,” ujarnya, Jumat (11/01/2019)

Pihaknya saat ini tinggal merampungkan data Aparatur Sipil Negara (ASN) serta memasang instalasi yang terakses ke Dinas Kesehatan.

“Kemungkinan minggu depan sudah rampung semua, dan setelah itu akan diluncurkan di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) sebagai percontohan penerapan e-absensi sekaligus launching Kota Kotamobagu menuju smart city 2021,” katanya.

Aplikasi e-absensi berfungsi untuk memantau kehadiran serta kinerja pegawai Dinas Kesehatan. Setiap pegawai akan diberikan kartu yang sudah terkoneksi dengan sistem pada aplikasi tersebut.

“Nantinya setiap pegawai akan diberikan combo card yang berfungsi sebagai kartu identitas pegawai, ATM, pembayaran parkir maupun pembayaran tap cash. Kemudian tiap pintu yang ada di Dinas Kesehatan akan dipakai accses door yang bisa diakses melalui handphone pegawai,” jelasnya.

Dengan menggunakan aplikasi e-absensi, ia mengungkapkan bisa lebih mudah mengawasi aktivitas pegawai di Kantor Dinas Kesehatan, Rumah Sakit maupun Puskesmas.

“Sistem ini bisa terakses hingga radius 20 meter. Jadi ketika ada pegawai yang keluar kantor atau melebihi radius itu, maka secara otomatis akan terbaca oleh sistem dan disaat bersamaan akan muncul pertanyaan kepada yang bersangkutan lewat handphone,” terangnya.

Selain e-absensi, aplikasi Edupatrol juga dalam waktu dekat ini akan segera diterapkan di dua sekolah percontohan, masing-masing SDN 2 Kotamobagu dan SMP Negeri 4 Kotamobagu. “Sekarang tinggal merampungkan data. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan diluncurkan bersamaan dengan e-absensi,” jelasnya. (win)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*