LiputanBMR.com, Kotamobagu – Pemerintah Kotamobagu akan memanfaatkan Eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang akan menjadi pusat wisata Kuliner di Kotamobagu.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu, Herman Aray, mengatakan Januari 2019 pembangunan pusat wisata kuliner Kotamobagu mulai action.
“Pembangunan Centra Kuliner Kotamobagu melalui alokasi anggaran APBD sebesar Rp400 juta,” kata Aray. Senin (19/11/2018)
Dari total anggaran tersebut digunakan untuk biaya pembongkaran bangunan eks RSUD Datoe Binangkang, pemasangan lampu dan pembuatan toilet.
“Penjual kuliner di Kota Kotamobagu akan dipusatkan disitu (eks RSUD Datoe Binangkang), termasuk mereka yang berjualan di jalan kartini akan dipindahkan,” ujar Aray.
Ia menambahkan, bagi para pedagang yang nantinya akan menempati lokasi wisata kuliner ini, akan dikenakan retribusi. “Sesuai Perda retribusi per hari Rp5 ribu per pedagang,” tuturnya.
Dirinya juga mengungkapkan, pekan depan dari pihak Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM), akan datang meninjau lokasi pembangunan wisata kuliner di Kotamobagu.
“Ketika pihak kementerian koperasi meninjau lokasi, kami juga akan menyampaikan proposal permohonan pembuatan bangunan kuliner. Dan tidak menutup kemungkinan tahun depan lokasi pasar senggol juga akan dipusatkan di tempat ini,” pungkasnya. (win)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
