Nurachim: Surplus 753,13 Ton, Stok Pangan Kotamobagu Aman Hingga Bulan Juni Mendatang

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotamobagu, Nurachim Mokoagow

LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU— Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), berpeluang memberikan dampak terjadinya krisis pangan disejumlah daerah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah pusat meminta agar seluruh pemerintah daerah melakukan langkah-langkah antisipasi. Bahkan setiap daerah melaporkan ketersedian pangan di wilayahnya masing-masing.

“Saat ini tiap-tiap daerah harus mengirimkan data ke pusat, untuk sinkronisasi data tentang ketahanan pangan. Data ini dibutuhkan agar ketersediaan dan kebutuhan pangan dapat diukur,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotamobagu, Nurachim Mokoagow, beberapa waktu lalu usai mengikuti teleconference bersama pemerintah pusat untuk pembentukan satuan tugas monitoring ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, Stok pangan di Kota Kotamobagu sendiri hingga saat ini masih aman. Dimana untuk ketersediaan pangan pada bulan Mei sebanyak 2.019 ton. Sementara untuk kebutuhan secara keseluruhan 1.295, 87 ton.

“Jadi kita masih surplus 753,13 ton. Ini diperuntukan untuk ketahanan pangan selama 1 (Satu) setengah bulan kedepan. Sampai bulan juni,” ungkapnya.

Dikatakannnya, pihaknya juga tengah menghitung kebutuhan selanjutnya. “Sementara dianalisis. Itu untuk ketersediaan sampai bulan Oktober,” bebernya.

Selain itu lanjutnya, Pemkot Kotamobagu juga saat ini membentuk tim lintas sektor untuk ketahanan pangan. “Tim ini ada dari Dinas Pertanian, Perdagangan, Kesehatan dan beberapa intansi terkait lainnya,” pungkasnya.(HM)

Check Also

Komisi II DPRD Boltara Apresiasi Langkah Dinas Pertanian Jemput Bantuan Alsintan dari Kementan RI

Boltara – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Mardan Umar, memberikan apresiasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *