LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU- setiap tahunnya jumlah investor baru yang berinvestasi di Kotamobagu tidak kurang dari seratus, meskipun yang dikembangkannya masih kategori usaha kecil.
Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotamobagu, Noval Manoppo, menurutnya nilai investasi setiap tahunnya mengalami peningkatan.
“Sesuai perincihan data yang ada di kami, sejak tahun 2017 sebanyak 285 investasi baru, dengan nilai 277 Miliar investasi ditanamkan di Kotamobagu, sedangkan tahun 2018 jumlah investasi hanya 181 namun nilai investasinya lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni senilai Rp 386 Miliar. Nah, untuk tahun ini, yang dihitung sejak Juni 2019 baru 67 investor yang menanam modal, nilai investasi Rp 15,9 Miliar,” jelasnya, Rabu (31/07/2019).
Masih kata Noval, meski ditahun ini nilai investasi baru begitu, tetapi ia optimis masih akan terus bertambah hingga akhir tahun, bahkan bisa dimungkinkan lebih dari nilai investasi di tahun sebelumnya.
“Selain investor baru, kalau ada investor lama yang melakukan perpanjangan izin, tentunya nilai investasi akan bertambah,” ujarnya.
Untuk nilai investasi yang paling besar adalah bidang Perhotelan. Selainnya, investasi dari proyek, jasa dan paling banyak di bidang perdagangan, kata Noval menambahkan. (Febri)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
