LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU-Aksi vandalisme atau perbuatan merusak dengan mencoret-coret dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab di salah satu makam leluhur Bolaang Mongondow. Yakni makam Abo Tadohe yang terletak di wilayah perkebunan bukit Kansil, Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara.
Pantauan sejumlah awak media saat berkunjung ke makam, Rabu (5/2) sekira pukul 16.00 WITA sore tadi, pada pusara makam terlihat berbagai coretan dengan menggunakan spidol, bahkan sebagian diduga dicoret menggunakan paku.
“Makam ini sudah mulai didatangi orang-orang yang hanya datang merusak saja. Ini tidak bisa dibiarkan, dan butuh penanganan pemerintah secara serius,” kata salah satu awak media, Miranti Manangin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Anki Taurina Mokoginta, saat dikonfirmasi, menyesalkan perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab itu.
“Ini merupakan situs cagar budaya, situs sejarah yang harus kita jaga bersama. Makam leluhur, jangan dirusak,” kata Anki dengan nada geram.
Dirinya berharap, ada upaya juga dari pemerintah Kelurahan Upai untuk mengawasi bersama makam tersebut.
“Saya berharap Pemerintah Kelurahan Upai untuk mengawasi makam leluhur ini. Buatkan pagar dan setiap pengunjung yang datang harus diawasi, besok akan kita surati,” tegasnya. (HM)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
