LiputanBMR.com, KOTAMOBAGU – Mulai maraknya penjualan daging ayam yang sudah dipotong di oplos dengan angin, langsung sikapi Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu.
Tindakan yang dilakukan Disdagkop-UKM yaitu melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Serasi Kotamobagu, diperiksa berdasarkan adanya informasi yang beredar di tempat tersebut adalah tempat dagang daging ayam yang digemukkan menggunakan angin.
“Untuk memastikan hal itu kita lakukan penelusuran kemudian kita periksa apakah kabar itu benar ada faktanya,” ujar Kepala Disdagkop-UKM, Herman Aray, Rabu (09/10/2019).
Lanjut Aray, pihaknya telah melakukan pengecekan disejumlah tempat yang diduga titik penjualan ayam yang dioplos angin.
“Kami cek ada enam tempat di area itu, namun kami sudah tidak lagi menemukan daging ayam dioplos angin,” tuturnya.
Karena itu, ia pun menghimbau untuk para pedagang, khususnya daging ayam, agar tidak melakukan praktek seperti demikian karena merugikan sesama pedagang dan konsumen. Jika masih diperbuat maka ada sanksi berupa teguran hingga penyitaan barang. “Kami pun akan terus melakukan pemantauan secara rutin,” tandasnya.
(Febri)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
