LIPUTANBMR.COM, KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Satpol PP dan Damkar, mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara (Sulut) tentang peringatan dini kekeringan meteorologi, bahwa saat ini 8 dari 10 zona musim di Sulut telah memasuki kemarau.
Meski Kotamobagu tidak masuk dalam data daerah yang mengalami deret hari tanpa hujan berturut – turut, namun masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sewaktu-waktu mengintai.
“Di musim kemarau seperi saat ini, kembali kami mengimbau masyarakat Kotamobagu agar lebih berhati-hati, terlebih bagi yang sedang menggarap lahan perkebunan agar jangan sembarang membakar rumput, karena apabila ada masyarakat yang membakar rumput maka akan dengan cepat merambat dan di takuti akan sampai ke daerah pemukiman penduduk,” imbau Kabid Damkar Dinas Satpol-PP dan Damkar Kotamobagu, Erwin Sugeha, saat dihubungi Selasa (5/9).
Seperti kejadian diperbatasan Kelurahan Motoboi Kecil dan Desa Bungko lanjutnya, akibat warga membakar rumput di perkebunan, mengakibatkan terjadi kebakaran yang cukup besar hingga nyaris merambat ke rumah warga.
“Kejadian kemarin ada salah satu warga yang melakukan pembakaran rumput di perkebunan sehingga terjadi kebakaran yang cukup besar, beruntung cepat kami tangani, kalau tidak kobaran api bisa sampai ke perumahan penduduk.Olehnya kami imbau untuk masyarakat agar tidak sembarang membakar rumput,” tutup Sugeha.
Penulis: Hendrawan Madjahia
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
