Sachrul: Ditengah Pandemi, Penanganan Stunting Tetap Prioritas

LIPUTANBMR.COM, BOLTIM– Permasalahan stunting, merupakan masalah serius dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Menurut Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, tantangan ini harus diatasi dengan baik agar generasi di masa depan bisa menjadi generasi yang unggul, berdaya saing dan berkualitas.

Masih kata Sachrul, dengan adanya pandemi Covid-19, terjadi pembatasan mobilitas dan perlambatan ekonomi yang menyebabkan berkurangnya akses terhadap pangan bergizi seimbang dan aman, hal ini dapat memperburuk permasalahan stunting.

“Untuk itu, penanganan stunting di tengah pandemi Covid-19 tetap perlu diprioritaskan,” tegas Sachrul melalui sambutannya, saat membuka Pertemuan Konvergensi Stunting Lintas Sektor, yang digelar  di Hotel Ibis Manado, Senin 25 Oktober 2021. (23/10/2021)

Lanjutnya, berdasarkan data riset kesehatan dasar tahun 2018, prevalensi stunting di Kabupaten Boltim berada di angka 28,6 persen. Kemudian turun di tahun 2019 menjadi 7,59 persen dan di tahun 2020, menurut data EPPGBM prevalensi stunting berada di angka 6,53 persen.

“Konvergensi didefinisikan sebagai sebuah pendekatan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu dan bersama-sama pada target sasaran wilayah geografis serta rumah tangga prioritas untuk mencegah stunting,” pungkasnya.(*/Hendrawan)

Check Also

Inspektorat Boltim Gelar Sosialisasi Anti Korupsi di SMP Negeri 2 Tutuyan

LIPUTANBMR.COM, BOLTIM– Inspektorat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Sosialisasi Anti Korupsi di SMP …