Opini WTP Tujuh Kali Beruntun Pemkab Boltim

LiputanBMR.com, BOLTIM – Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), kembali membawa Pemerintah Kabupaten Boltim meraih opini Wajar Tanpa Penecualian (WTP) ke tujuh kali secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut, Senin (11/05).

Opini WTP yang diraih ke tujuh kalinya oleh Pemkab Boltim ini, atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 dari BPK RI perwakilan Sulut.

Kegiatan yang diselenggarakan via daring dengan aplikasi Zoom ini diikuti oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Ketua DPRD Provinsi Sulut dan Pimpinan DPRD se-Provinsi Sulut, serta Kepala Daerah se-Provinsi Sulut.

Pemkab Boltim melakukan vidcon di lantai tiga kantor Bupati, yang dipimpin langsung Bupati Boltim Sehan Salim Landjar dan Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit, yang dihadiri Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, Wakil Ketua DPRD Boltim Medi Lensun, Wakil Ketua DPRD Boltim Muhammad Jabir, Sekda Boltim Sonny Waroka, para asisten dan pimpinan SKPD dengan menerapkan prosedur COVID 19 Sosial Distancing (Jaga Jarak).

Pada kesempatan itu, sebelum menyampaikan opini, pihak BPK RI perwakilan Sulut, menyampaikan resume hasil pemeriksaan keuangan tahun 2019, yakni masih ada 8 temuan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan 4 temuan Kepatuhan, dan selanjutnya BPK RI memberikan opini WTP, dan terhitung raihan kali ini sudah yang ke 7 kalinya secara berturut-turut untuk Boltim.

“Alhamdulillah, terimah kasih kepada jajaran Pemkab Boltim yang sudah bekerja keras sehingga bisa mempertahakan dan meraih WTP yang ke tujuh kalinnya ini. Semoga kedepan kita tetap dapat mempertahankan WTP ini,” kata Eyang sapaan akrab Sehan Landjar.

Menurut Bupati Boltim dua periode ini, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Boltim yang tak luput mengawasi pengelolaan keuangan, kegiatan dan program dijalankan Pemkab Boltim.

“Kepada segenap jajaran Pemerintah Daerah bahwa opini WTP bukankanlah suatu prestasi akan tetapi adalah suatu kewajiban Pemerintah dari pusat sampai daerah untuk mewujudkannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPKPD Boltim, Syukur Monoarfa mengatakan, hasil yang diraih tidak akan maksimal tanpa tim yang kompak. Karena tim kompak dan mau bekerja keraslah mampu menghasilkan pengelola keuangan yang baik.

“Semua ini tak lepas dari kerjasama semua pihak yang terlibat. Terutama Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Kabupaten selalu memberikan arahan dan bimbingan kepada saya. Tanpa meraka saya bukan apa-apa,” kata Syukur.

Menurutnya, tanpa bantuan dari SKPD dan seluruh ASN di Boltim pihaknya, tidak akan mampu membawa Boltim meraih WTP ke tujuh secara beruntun.Opini WTP ini diketahui berhasil diraih Pemkab Boltim sejak tahun 2013 hingga tahun 2019. (R)

Bagikan Berita ini

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*