Komitmen Bangun Sistem Pendidikan, Pemkab Boltim Diganjar Penghargaan Oleh Kemendikbud

Mewakli Bupati, Sekda Boltim DR. Ir. Sonny Warokka, Phd, menerima piagam penghargaan dari Kemendikbud RI

LIPUTANBMR.COM, MANADO— Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam mendukung dan melaksanakan program sekolah penggerak, diganjar penghargaan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Mewakili Bupati, Sekda Dr Ir Sonny Warokka Phd, menerima piagam penghargaan yang diserahkan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Utara, pada acara Mapalus Pendidikan yang digelar di Hotel Four Point Manado, Jumat 20 April 2021.

Dalam penyampaiannya, Sonny mengaku sangat bersyukur dengan diterimanya penghargaan prestisius tersebut. “Meski daerah otonomi termuda, tapi kami diberikan kepercayaan oleh pemerintah pusat melalui Kemendikbud, terpilih sebagai salah satu penyelenggara sekolah penggerak.  Ini penghargaan bagi kami,” ucapnya.

Lanjutnya, penghargaan tersebut tentunya akan me-motivasi daerah yang sementara membangun untuk berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Hal ini tergambar dari penganggaran untuk pendidikan. Dimana, pada tahun 2021 Pemkab Boltim mengalokasikan anggaran sebesar 23 persen dari total APBD.

“Itu artinya keperpihakan kami terhadap pendidikan ini cukup besar, karena tidak banyak daerah yang mengalokasikan melebihi 20 persen sesuai yang diamanatkan undang-undang dan itu kami lakukan dalam rangka mempercepat kualitas SDM,” tuturnya.

Ia pun menilai, proses pendidikan bukan hanya sekedar belajar mengajar bagi anak didik untuk menerima ijazah, tetapi bagaimana agar pendidikan berkualitas diterima anak didik itu sendiri.  “Kualitas tenaga pendidik, keluarga dan sistem pendidikan yang dilakukan tentunya sangat mempengaruhi, ini yang akan kami perkuat,” terangnya.

Dikatakan, dengan lolos seleksinya 7 Kepala sekolah (Kepsek) di Boltim juga turut memacu pihaknya untuk mendorong 7 sekolah terpilih agar menjadi penggerak bagi sekolah lain.

“Ditetapkan sebagai sekolah penggerak tentu harus lebih dari sekolah lain, bisa memotivasi untuk meningkatkan kualitas sistem belajar mengajar serta sistem pendidikan, sehingga tujuan meningkatkan SDM berkualitas di Boltim akan terus lahir seiring berjalannya waktu,” harapnya.

Tambahnya, terkait dengan hal ini tentunya juga menjadi tolak ukur atau parameter peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bagi pemerintah daerah.

“Nah ukuran kami di pemerintah daerah yakni peningkatan IPM itu sendiri, karena tolak ukur atau peningkatan di parameter termasuk pendidikan, sehingga ini tentu akan kami lakukan di lapangan serta memberikan motivasi walau daerah otonomi baru namun bisa mencetak anak didik yang bisa menjadi pemimpin besar kedepannya. Boltim ada di timur pemimpin besar akan lahir di timur,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain Kabupaten Boltim dua daerah lainnya juga menerima penghargaan tersebut, masing-masing Kota Manado dan Kota Bitung.(Wan)

Check Also

Inspektorat Boltim Gelar Sosialisasi Anti Korupsi di SMP Negeri 2 Tutuyan

LIPUTANBMR.COM, BOLTIM– Inspektorat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Sosialisasi Anti Korupsi di SMP …