LIPUTANBMR.COM, BOLTIM— Giat operasi keamanan terus ditingkatkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjelang bulan suci Ramadhan.
Hal ini dikatakan Kapolres AKBP Irham Halid, saat bersua dengan sejumlah awak media usai menghadiri pencanangan Kampung Tangguh Nusantara di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Modayag, Kamis 1 April 2021.
“Saya sudah perintahkan jajaran, baik Polsek maupun Satlantas untuk meningkatkan giat yang sifatnya pra konditioning yaitu menciptaan situasi supaya menjelang pelaksanaan ramadhan nanti, bisa dijalankan umat muslim dengan tenang,”
“Seperti razia knalpot racing untuk mencegah jangan sampai ada yang sedang melaksanakan ibadah shalat tarawih di masjid atau di rumah, terganggu dengan kebisingan suara knalpot ini,” sambungnya.
Selain itu katanya, peredaran minuman keras (Miras) juga tidak luput dari sasaran giat operasi yang dilakukan. “Dua pekan terakhir ini, kami juga gencar melakukan razia miras. Ribuan liter cap tikus berhasil diamankan dan tengah diproses,” ujarnya.
lebih lanjut disebutkan, efek pemicu meningkatnya angka kriminalitas hingga mengganggu stabilitas keamanan, salah satunya disebabkan miras.
“Karena kita evaluasi tindak pidana atau kerawanan kriminal yang terjadi di wilayah boltim dan sulut pada umumnya diwarnai dengan tindak pidana konvensional seperti penganiyaan dan pencabulan awalnya dipicu pelaku yang sudah mabuk akibat miras,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk tindak pidana seperti pengedar miras diproses sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2014, Pasal 70 ayat 1 dikenakan sanksi kurungan 3 bulan dan denda 50 juta rupiah. “Mudah-mudahan para pelaku jera, serta memberikan efek cegah bagi yang mau berniat hal yang sama,” pungkasnya.(Wan)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat
