LiputanBMR.com, Nuangan – Budaya keagamaan Tolak Bala sudah menjadi tradisi budaya leluhur di masa lampau. Terlebih di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sendiri. Dengan mewabahnya virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Desa (Pemdes) Nuangan Barat berinisiatif menggelar Tafakur keliling bersama Pemdes Nuangan Satu di sekitar Desa setempat, Kecamatan Nuangan, Selasa (14/04) malam.
Kepala Desa (Sangadi) Nuangan Barat, Lutfi Mokoagow kegiatan yang dilaksankan bukan semata – mata sirik atau pun bentuk lainya. Menurut Lutfi, setiap bencana atau masalah apa yang kita alami, tidak lain karna kehendak sang kuasa.
“Ini merupakan inovasi bersama Pemdes Nuangan Satu, dimana kita melihat kondisi yang bahkan di Dunia mulai tidak terbendung persoalan Covid-19. Dengan begitu, kita mengagendakan giat – giat seperti membaca surat Yasin, Berdzikir, Bermunajat kepada sang kuasa, bertafakur untuk menyerahkan semua yang menjadi kuasa Allah,” ujarnya jelas.
Lutfi sendiri mengatakan dalam kegiatan keliling ini hanya dilakukakn di kedua Desa tersebut, dengan melibatkan Tokoh Agama dan Jajaran Pemdes dengan menjalankan prosedur tetap (Protap) terkait Covid-19.
“Kami jalankan sesuai prosedur, disini kita tetap menggunakan masker dan menjaga jarak satu sama lain, ini memang bukan kegiatan untuk ajang perkumpulan. Yang terpenting setiap niat baik itu mendapat petunjuk sang kuasa,” jelasnya.
Ia pun berpendapat, di tengah mewabahnya Covid-19 ini tidak ada daya dan upaya yang kita lakukan selain kerja sama dan berdoa berjikir dan bertafakur kepada sang pencipta. “Ujian datang dari Allah, kita serahkan semua kepda allah. Hanya sang kuasalah pemilik dan penguasa alam beserta seisinya. Mari kita intropeksi diri selma ini apa yang sebenarnya kita lakukan,” ungkapnya.
Lanjut Lutfi mengajak seluruh masyarakat khususnya Desa Nuangan Barat dan Nuangan Satu berikhtiar dan mengikuti anjuran Pemerintah lewat Instruksi Bupati Boltim Sehan Landjar, SH.
“Sekarang hanya satu. Mari kita bersatu beriktiar dan mendengar semua apa yang menjadi arahan dari pada pemerintah, karna tidak ada yang jahat, semuanya untuk kebikan kita bersama, Insya Allah dengan kata ini kita mampu mencegah sampai kalimat virus ini selesai, amin allahuma amin,” tutupnya dalam Doa. (Ryan)
LIPUTAN BMR | Keseimbangan Informasi Liputan Berita MasRakat


