Eyang Putuskan Evaluasi Kader PAN Membelot

LiputanBMR.com, Kendari- Keterpihakan Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara (Sulut) Sehan Landjar, SH memenangkan kubu Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali menahkodai partai berlogo matahari terbit pada periode kedua ini menepis mitos dalam Kongres-V yang berlangsung di Hotel Claro, Kendari Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

Situasi yang sempat memanas, menghasilkan kemenangan kubu Zulhas yang meraup suara  331 vote dan Mulfachri Harahap memperoleh 225 Vote. Sementara calon lainnya Dradjat Wibowo dengan 6 Vote, dan 3 suara dinyatakan rusak atau tidak sah.

Namun demikian, kemenangan Zulhas sendiri membuat geram Ketua DPW PAN Sulut, Sehan Landjar, SH terhadap dinamika yang terjadi dalam komitmen DPW Sulut memenangkan Zulhas.

Pasalnya hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dilaksanakan sebulan sebelum keberangkatan mengahsilkan kesepakatan untuk menentukan sikap memenangkan Zulhas pada kongres tersebut. Alhasil, komitmen yang terbagun kandas ditengah jalan.

“Konggres adalah pengambilan keputusan tertinggi, trrutama pemilihan Ketua Umum DPP. Hal ini berlaku kepada semua Partai. PAN SULUT sebulan sebelum konggres telah melakukan Rakerwil yang menghadirkan 14 DPD minus Mitra, untuk menyatukan sikap politik dalam penentuan Ketua Umum Periode 2020 – 2025, dan yang di hasilkan PAN SULUT mendukung Zulhas, dan semua DPD serta DPW membuat surat pernyataan dukungan ke ZulHas yang ditandatangani oleh Ketua DPD dan Sekertaris Ketua DPW dan Sekertaris, namun ditengahjalan ada beberapa Ketua PDD diantaranya DPD BolTim, Sitaro, Talaud, Tomohon, Minahasa, dan Kotamobagu, serta Sekertaris Wilayah membelot untuk mendukung Mulfahri Harahap, menjelang beberapa hari pelaksanaan Konggres,” beber Eyang sapaan akrabnya.

Menurut Eyang, tentunya ini membuat kejutan yang tidak sehat terhadap teman – teman lainnya. Tindakan pembelotan ini dianggapnya adalah pelanggaran terhadap apa yg telah diputuskan lewat RaKerWil PAN SULUT.

“Saya sebagai Ketua DPW pasti akan mengevaluasi atas apa tindakan dari para Ketua DPD dan SekWil, dan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan Partai atas pelanggaran yang bisa di kategorikan sebagai pembangkangan terhadap Keputusan bersama,” tegasnya.

Harapan lewat keputusanya mengevaluasi sejumlah kader partai kedepan menghasilkan kader yang memikiki loyalutas dengan misi membesarkan Partai untuk kepentingan rakyat.

“Partai membutuhkan Kader – kader yang senantiasa menjunjungtinggi terhadap semua ketentuan Partai dan kesepakatan yang dibuat atas nama Partai. Mengingat Pimpinan Partai adalah panutan baik oleh Kader Partai dan masyarakat, pimpinan partai harus mampu menunjukkan integritas dan tidak boleh plin-plan dalam mengambil keputusan. Setelah selesai penyusunan struktur DPP yang baru, maka semua akan segera disikapi,” tutupnya jelas. (R)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*