Bupati Boltim Buka Peluang Bagi Pensiunan Guru

LiputanBMR.com, BOLTIM – Minimnya Pegawai Negeri menjadi perhatian khusus Pemerintah Daerah hingga Pemerintah Pusat. Terlebih di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dengan berbagai pertimbangan, Bupati, Sehan Landjar SH, menyiasati untuk mengaktifkan pensiunan guru kembali bertugas.

Upaya yang diambil Sehan Landjar SH, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) serta intruksi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN -RB) guna mengantisipasi krisisnya tenaga guru.

“Hasil rakor bersama KemenPAN-RB menyangkut dengan tenaga guru setiap daerah, bisa jadi regulasi yang baru ini guru yang sudah pensiun dan masih produktif terangkat kembali bertugas,” ungkap Sehan, Rabu (31/07).

Tak hanya itu, menurut Sehan, kebijkan tersebut juga bisa berdampak terhadap latar belakang guru yang sekarang masuk dalam struktural, kemungkinanya kembali ditugaskan sebagai guru.

“Memang ini kabar gembira bagi guru pensiun. Namun, dukanya kepada pejabat struktural yang sebelumnya berstatus guru. Akan tetapi, kita masih menunggu kejelasan dari KemenPAN-RB seperti apa yang berkaitan dengan ditariknya guru yang ada di struktural,” beber Eyang sapaan akrabnya.

Lanjutnya, pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K tahun 2019, Ia masih focus pada guru pensiun, “Itu artinya kami memberikan kesempatan terhadap guru pensiun yang masih produktif dengan upah seperti masa kepegawainya,” jelasnya.

Hal demikian juga sebagaimana rilis Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, lewat situs resmi Kemendikbud.co.id, Tanggal 30 July 2019, menyatakan bahwa pengangkatan guru terbagi atas tiga skema yaitu, untuk menuntaskan guru honorer, untuk mengganti guru yang masa pensiunnya akan berakhir, dan untuk menambah atau mengangkat guru dikarenakan adanya penambahan jumlah sekolah, serta menegaskan kembali penyampaian MenPAN-RB.

“Tadi Pak MenPAN juga sudah menyampaikan supaya tidak ada lagi pengangkatan guru honorer, yang ada ini mau kita selesaikan. Selain itu, usulan agar masa pensiun guru diperpanjang sembari menunggu pengangkatan ASN yang tetap dan penegasannya akan dibuatkan dalam bentuk surat edaran,” kutipan Muhadjir. (Yan)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi *

*